Vaksin Covid 19

Inilah 11 Jenis Vaksin Covid-19 yang Diizinkan BPOM, Lengkap dengan Efikasi dan Efek Samping

BPOM telah mengeluarkan izin penggunaan darurat untuk 11 jenis vaksin covid-19, mulai dari sinovac hingga covovax. Inilah efikasi dan efek sampingnya

shutterstock
Ilustrasi Vaksin Covid-19. Inilah 11 Jenis Vaksin Covid-19 yang Diizinkan BPOM, Lengkap dengan Efikasi dan Efek Samping 

BANJARMASINPOST.CO.ID, JAKARTA - Badan Pengawas Obat dan Makanan ( BPOM) telah mengeluarkan izin penggunaan darurat untuk 11 jenis vaksin covid-19.

Paling anyar adalah izin penggunaan darurat untuk vaksin covovax buatan India.

Dengan izin penggunaan darurat atau emergency use authorization (EUA) dari BPOM ini, masyarakat diharapkan tidak khawatir dengan penggunaannya dalam vaksinasi covid-19 di Indonesia.

Seperti diketahui, program vaksinasi covid-19 masih terus dikebut pemerintah untuk mencapai target 70 persen hingga akhir tahun.

Untuk mencapai target itu, pemerintah terus menambah stok vaksin. Sebagai informasi, pada Jumat, Indonesia juga telah menerima kedatangan vaksin tahap ke-124, yaitu 4.059.290 dosis vaksin jadi Oxford-AstraZeneca dan vaksin tahap ke-125, yaitu 800.000 dosis vaksin jadi Moderna.

Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) Johnny Gerard Plate menyebutkan, per Jumat (19/11/2021), Indonesia telah menerima kurang lebih 340 juta vaksin Covid-19.

Baca juga: COVID-19 Dunia 22 November 2021, Indonesia Peringkat 21 Penambahan Kasus Corona Terbanyak

Baca juga: Tiga Vaksin Covid-19 untuk Anak 6-11 Tahun, Sudah Dapat Izin Darurat BPOM

Untuk memberikan pemahaman terkait jenis vaksin yang telah diizinkan BPOM, baik dari sisi efikasi dan efek sampingnya, simak ulasan berikut ini, seperti dilansir dari Kompas.com.

- Sinovac

Vaksin Sinovac merupakan vaksin pertama yang mendapatkan izin penggunaan darurat dari BPOM pada 11 Januari 2021.

Kepala BPOM Penny K Lukito saat itu mengatakan, pemberian izin penggunaan darurat tersebut diberikan setelah dilakukan uji klinis tahap III di Bandung, Jawa Barat.

Hasil dari uji klinis tersebut menunjukkan vaksin Sinovac produksi Sinovac Biotech Incorporated aman dan memiliki efek samping yang bersifat ringan hingga sedang.

Selain itu, efikasi dari vaksin Sinovac berdasarkan uji klinis tahap III yaitu 65,3 persen. Hal ini sudah memenuhi standar yang ditetapkan Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) yaitu 50 persen.

Seorang petugas kesehatan menyiapkan dosis vaksin virus corona Covid-19 Sinovac di gedung konvensi di Banda Aceh pada 14 Juli 2021.
Seorang petugas kesehatan menyiapkan dosis vaksin virus corona Covid-19 Sinovac di gedung konvensi di Banda Aceh pada 14 Juli 2021. (CHAIDEER MAHYUDDIN / AFP)

- Vaksin Covid-19 Bio Farma

Satu bulan setelahnya, BPOM menerbitkan izin penggunaan darurat untuk vaksin Covid-19 yang diproduksi PT Bio Farma pada 16 Februari 2021.

Halaman
1234
Sumber: Kompas.com
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved