Breaking News:

Ekonomi dan Bisnis

Investasi PMA Pada Triwulan III 2021 di Provinsi Kalsel Paling Banyak di Batu Bara

Sampai triwukan III tahun ini nilai investasi terbesar di Provinsi Kalsel masih sektor pertambangan Rp 3.987.503.280.000 dengan jumlah proyek 193 buah

Penulis: Nurholis Huda | Editor: Alpri Widianjono
banjarmasinpost.co.id
Kapal tongkang memuat batu bara di Sungai Barito, Provinsi Kalimantan Selatan. 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARBARU - Penanaman Modal Asing (PMA) tersubur pada triwulan ke III tahun ini  di Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) dipegang sektor Tambang Batu Bara.

Hal ini dijelaskan Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kalsel, Nafarin, Senin (22/11).

"Sampai triwukan III tahun ini nilai investasi terbesar masih sektor pertambangan mencapai Rp 3.987.503.280.000 dengan jumlah proyek 193 buah. Total jumlah PMA sebanyak 64 proyek dan PMDN 129 proyek," kata Nafarin.

Sementara itu, jika dilihat dari sebaran daerah pada triwulan II, proyek paling banyak di Kota Banjarmasin. Totalnya 568 proyek, terdiri dari 42 PMA dan 526 PMDN dengan nilai investasi Rp 1.049.647.980.000.

Sedangkan di Kabupaten Tabalong, masih dari data DPMPTSP Kalsel, ada 250 proyek. Namun urutan jumlah investasi kabupaten ini paling besar, mencapai Rp 3.508.291.880.000.

Baca juga: Sosok Calon Direktur Utama Bank Kalsel, Sekda Roy Rizali Sebut Nama Hanawijaya

Baca juga: Anakkayu dari Kalsel Akhirnya Bisa Ekpor Produk Berbahan Ulin ke Eropa

Secara keseluruhan dari Januari hingga September 2021, menurut Nafarin, investasi melejit dan terjadi peningkatan sekitar Rp 3 triliun.

Peningkatan Rp 3 triliun itu terjadi di September 2021, jika dibandingkan pada bulan yang sama tahun 2020 .

Secara keseluruhan sampai dengan triwulan 3 (Januari-September) sebesar Rp 9.435.299.040.000.

Pada periode yang sama, tahun lalu pencapaian investasi hanya Rp 5.797.003.460.000.

Mengenai investasi bisa terdongkrak, menurut Nafarin, kondisi pandemi yang mulai terkendali. Karena itu, banyak pemodal yang sudah berani berinvestasi.

Baca juga: Pengurus HIPMI Kalsel Dukung Pengecualian Pemberlakuan Upah Minimum Pada Pelaku UMKM

Baca juga: Jelang Natal dan Tahun Baru PPKM Lebih Diperketat, Begini Harapan PHRI Kalsel

Halaman
12
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved