Breaking News:

Ekonomi dan Bisnis

Kembangkan Ikan Lokal, BPBAT Mandiangin Sepakati Kerjasama dengan SEAFDEC

BPBAT Mandiangin melaksanakan penandatanganan komitmen kerjasama dengan Southeast Asean Fisheries Development Center atau SEAFDEC 

Penulis: Nurholis Huda | Editor: Hari Widodo
BPBAT Mandiangin untuk BPost
BPBAT Mandiangin kerjasama dengan Southeast Asean Fisheries Development Center untuk pengembangan ikan lokal. 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARBARU - Dalam upaya pengembangan ikan lokal, BPBAT Mandiangin melaksanakan penandatanganan komitmen kerjasama dengan Southeast Asean Fisheries Development Center atau SEAFDEC. 

Sejauh ini BPBAT Mandiangin secara serius telah melakukan berbagai inovasi dan pengembangan teknologi budidaya ikan lokal yang terdisi dari beberapa komoditas, yaitu ikan haruan, papuyu, jelawat, dan belida atau pipih.

Mengingat ketersediaan ikan lokal tersebut yang semakin berkurang di alam dan peluang ekonomi yang sangat besar sehingga perlu adanya upaya lebih dalam mengembangkan ikan lokal tersebut. 

Kepala Balai Perikana Budidaya Air Tawar Mandiangin Andy Artha Donny Oktopura mengatakan, kerja sama dalam pengembangan iklan lokal dengan SEAFDEC merupakan langkah penting yang dilakukan untuk mencapai tujuan bersama yaitu meningkatkan kesejahteraan masyarakat serta mewujudkan kelestarian sumberdaya perikanan.

Baca juga: Semarakan HUT ke-22 KKP, BPBAT Mandiangin Tebar 10 Ribu Benih Papuyu di Danau Tamiang Karang Intan

Baca juga: BPBAT Mandiangin Bantu Pokdakan Haruan Jelapat 10.000 Bibit Gabus, Ini Tujuannya

“untuk mewujudkan akselerasi pembangunan perikanan budidaya ikan lokal dibutuhkan peran dan kontribusi multi sektor dan multi aktor  melalui pendekatan multiple helix yang komphrehensif” imbuh Andy , Selasa (23/11/2021) .

SEAFDEC sendiri merupakan organisasi internasional bidang kelautan dan perikanan yang bertujuan mendorong pengembangan sektor perikanan secara berkelanjutan.

Sejak didirikan pada tahun 1967, SEAFDEC telah banyak berperan dalam mendukung pembangunan sektor kelautan dan perikanan.

Di antaranya menyediakan pelatihan, penelitian dan pengembangan serta pertukaran informasi. 

Chief of SEAFDEC Arif Wibowo yang hadir langsung dalam acara penandatanganan komitmen kerjasama menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada Balai Perikanan Budidaya Air Tawar Mandiangin yang menjalin kerjasama dengan SEAFDEC dalam upaya pengembangan ikal lokal khususnya ikan gabus haruan, papuyu,jelawat, dan belida.

”kita ingin bagaimana penelitian untuk pengembangan ikan lokal ini dapat memberikan manfaat untuk masyarakat” terang Arif.

Pada kesempatan terpisah Direktur Jenderal Perikanan Budidaya Dr Tb Haeru Rahayu menyampaikan Pengembangan ikan lokal bernilai ekonomis tinggi yang berbasis kearifan lokal merupakan salah bentuk nyata untuk mendukung terwujudnya pembangunan kampung kampung budidaya ikan berbasis kearifan lokal yang menjadi program terobosan KKP.

Sehingga ia sangat mendukung penguatan kerjasama  UPT DJPB dengan muktisektor termasuk salah satunya antara BPBAT Mandiangin dengan Seafdec

Selanjutnya, dalam upaya kerjasama tersebut akan ada beberapa bidang kerjasama yang akan dijalankan oleh BPBAT Mandiangin dan SEAFDEC.

Baca juga: BPBAT Mandiangin Budidaya Ribuan Ekor Ikan Gabus Haruan, Siapkan Indukan dan Teknologi Pembenihan

Ia merinci, diantaranya Pengembangan ikan lokal di lahan gambut dengan mengadopsi konsep spektra yang telah dikembangkan di Palembang.

Kemudian, konsep Beje yang merupakan kearifan lokal di Kalimantan yang diinisiasi oleh KKP melalui BPBAT Mandiangin dengan  SEAFDEC Centre yg ada di Palembang, diharapkan bisa menjadi role model integrasi pendekatan ekologi, ekonomi dan sosial serta  berkontribusi dalam optimalisasi lahan gambut untuk kegiatan budidaya ikan yang berbasis kearifan lokal. (Banjarmasinpost.co.id /nurholis huda)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved