Breaking News:

Kriminalitas Tanahlaut

VIDEO Dokter Periksa Kejiwaan Pelaku Penikaman Tetangga di Pamanaran Angsau Pelaihari

Penyidik Polsek Pelaihari minta bantuan dokter jiwa terkait kasus penganiayaan berat (anirat) di Pamanaran, Kelurahan Angsau.

Penulis: Idda Royani | Editor: Syaiful Akhyar

BANJARMASINPOST.CO.ID, PELAIHARI - Penyidik Polsek Pelaihari minta bantuan dokter jiwa terkait kasus penganiayaan berat (anirat) di Pamanaran, Kelurahan Angsau, Kecamatan Pelaihari, pekan lalu.

Hal tersebut lantaran pelaku anirat, M Sulhan (31) ditengarai mengalami gangguan kejiwaan.

Pihak keluarga warga Jalan Pamanaran RT 25 RW 02 Kelurahan Angsau tersebut menyatakan yang bersangkutan mengalami gangguan jiwa dan dulu pernah dirawat di rumah sakit jiwa.

Selasa (23/11/2021) pukul 09.00 Wita dokter jiwa dari RSUD Hadji Boejasin, dr Arif Prasetyo SpKJ, tiba di mapolsek Pelaihari di kawasan Jalan A Syairani, Pelaihari. Ia didampingi seorang tenaga kesehatan.

Baca juga: Polisi Hentikan Tambang Batu Bara Diduga Ilegal di Desa Mangkalapi Tanbu, 31 Alat Berat Diamankan

Baca juga: Unjuk Rasa Buruh Kalsel Protes Kenaikan UMP Kalsel akan Digelar Serentak pada 25 November 2021

Petugas Polsek Pelaihari kemudian mengeluarkan Sulhan dari bilik sel tahanan setempat. Pemeriksaan kondisi kejiwaan dilakukan di ruang rapat tak jauh dari sel tahanan. Dua orang petugas Polsek Pelaihari turut berjaga di ruangan tersebut.

Pantauan banjarmasinpost.co.id, dr Arif menyapa ramah Sulhan. Keduanya duduk berhadapan dipisahkan meja. Suasananya berlangsung tenang dan kondusif.

Sulhan terlihat duduk tenang dengan kedua lengan tangan terborgol di belakang punggung. Ia menjawab pertanyaan-pertanyaan yang dilontarkan dr Arif.

Sekali waktu dr Arif memperlihatkan foto Sulhan di handphone. Sekitar setengah jam pemeriksaan tersebut berlangsung dan lancar tanpa hambatan.

Seusai pemeriksaan, dr Arif enggan menjelaskan kepada jurnalis terkait hasil pemeriksaan kejiwaan Sulhan.

"Saya akan menyampaikan hasilnya kepada Kapolsek. Silakan nanti ditanyakan kepada Kapolsek jika nanti ingin menanyakan hasilnya," ucap dr Arif.

Halaman
12
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved