Breaking News:

Berita Banjarbaru

Kalimantan Selatan Belum Bisa Pastikan Ikut Lomba Bergengsi Khusus SMK Tahun 2022

Disdikbud Kalsel sebut tak ada anggaran untuk ikut LKS SMK 2022. Total biaya diperlukan mulai seleksi daerah sampai provinsi sebesar Rp 2 miliar.

Penulis: Milna Sari | Editor: Alpri Widianjono
Humas SMKN 4 Banjarmasin
Pelajar Kalimantan Selatan saat meraih medali emas pada Lomba Kompetensi Siswa (LKS) SMK ke-29 tingkat nasional pada tahun 2021. 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARBARU - Keikutsertaan sekolah mewakili Provinsi Kalimantan Selatan di Lomba Kompetensi Siswa (LKS) SMK 2022 terancam.

Pasalnya, hingga kini Disdikbud Kalsel belum mendapatkan anggaran untuk bisa ikut serta dalam lomba bergengsi SMK di Indonesia tersebut

Diakui Kabid SMK Disdikbud Kalsel, Syamsuri, Rabu (24/11/2021), mengenai kemungkinan tak bisa ikut LKS tingkat nasional lantaran anggaran yang belum turun.

Sedangkan LKS SMK merupakan ajang untuk membanggakan Provinsi Kalsel. Seperti sebelumnya, menempati peringkat ke-6 dan bahkan nomor satu dari daerah luar Pulau Jawa.

Terkait besaran anggaran agar Kalsel bisa mengikuti LKS tingkat nasional, menurut Syamsuri, sekitar Rp 2 miliar seperti tahun sebelumnya.

Baca juga: Ungguli Daerah Luar Jawa, Tiga Siswa SMK Kalsel Raih Medali Emas di LKS SMK ke 29

Baca juga: Daftar UMP Tahun 2022 Beberapa Wilayah di Indonesia, Kalsel Tetapkan Rp 2,9 Juta

Baca juga: Guru SMPN 14 Banjarmasin Masuk 10 Besar Nasional Sayembara Video Pembelajaran GTK Dikdas

Tahapan agar bisa mengikuti LKS nasional dimulai dari seleksi di tingkat kota dan kabupaten. Dilanjutkan ke tingkat provinsi.

Setelah didapat pemenang tingkat provinsi, siswa mendapat bimbingan selama dua bulan oleh guru pendamping, sebelum maju ke tingkat nasional.

"Kalau seleksinya, singkat saja, paling sekitar 3 minggu. Tapi untuk pembinaannya, bisa dua bulan, hingga siswa benar-benar siap," katanya.

Pada LKS SMK yang digelar secara daring Oktober 2021, Kalsel meraih tiga medali emas, lima medali perak dan dua perunggu.

Pada posisi satu ada Jawa Tengah, disusul Jawa Timur, DKI Jakarta, Jawa Barat dan DI Yogyakarta. Sedangkan Kalsel di posisi enam dengan total poin medali 70.

Baca juga: LKS SMK Nasional 2020, Tiga Siswa SMK Provinsi Kalsel Raih Medali Emas, Berikut Rincian Juaranya

Baca juga: Kasus OTT KPK di HSU – Komisi Pemberantasan Korupsi Masih Pinjam Ruangan Polres HSU Kalsel

Baca juga: Wakil Wali Kota Banjarbaru Dialog Bahas Penanganan Banjir di Dua Kelurahan Kecamatan Lianganggang

"Dari LKS SMK kemarin membuktikan bahwa kualitas anak SMK kita dari sisi kompetensi hampir sama dengan sekolah di Jawa. Termasuk juga dengan pendidikan yang diberikan oleh guru. Lulusan SMK kita sudah sejajar dengan lulusan dari Jawa. Jadi jika tahun depan tidak bisa mengikuti LKS 2021 itu sangat disayangkan," jelas Syamsuri.

Pada cabang lomba bricklaying, ungkap Syamsuri, dipegang SMKN 2 Kandangan. Bahkan daerah lain di Indonesia sudah mengakui, jika pada lomba bricklaying, Kalsel sulit dikalahkan.

Selain itu juga ada cabang Wall and Floor Tilling dan Restaurant Service yang kini menjadi andalan Kalsel. "Insya Allah tiga cabang itu, kita selalu memegang medali," ujarnya.

Ia pun berharap, Kalsel bisa ikut pada LKS SMK 2022 dan menyumbangkan lebih banyak medali untuk mengharumkan nama Banua di kancah nasional.

(Banjarmasinpost.co.id/Milna Sari)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved