Breaking News:

Berita HSS

Kerusakan Jembatan di Desa Ulang HSS Bertambah Parah, Warga Harus Memutar Dua Kilometer

Kerusakan jembatan yang menjadi akses menuju Desa Ulang Kabupaten HSS kondisinya semakin parah

Penulis: Eka Pertiwi | Editor: Hari Widodo
Jani untuk BPost
Jembatan gantung di Desa Ulang Kabupaten HSS rusak parah. 

BANJARMASINPOST.CO.ID, KANDANGAN - Warga tiga dusun di Desa Ulang Kecamatan Loksado Kabupaten Hulu Sungai Selatan terpaksa harus memutar sejauh dua kilometer untuk menyeberangi jalan menuju Desa Ulang.

Pasalnya, jembatan yang menjadi akses ke desa Ulang yang rusak belum diperbaiki kini bertambah rusak.

Warga Desa Ulang Kecamatan Loksado, Jani mengatakan, pondasi jembatan bertambah rusak.

Jika dipaksa dilalui, jelas jembatan akan roboh.

Baca juga: Jembatan Rusak Diterjang Gelombang Pasang Air Laut, Begini Pelajar di Aluhaluh Berjuang ke Sekolah

Baca juga: Tinjau Lokasi Jembatan Rusak di Desa Sungai Kupang, Wabup HSS : Akan Diperbaiki Sebisa Kami

"Makanya warga Kami memilih memutar mencari jembatan alteriantif lain,"ungkap Jani.

Menurutnya, Jembatan ini sudah lama rusak. Awalnya bagian lantai dan pagar jembatan yang mengkhawatirkan.

Namun, setelah diguyur hujan beberapa waktu terakhir, pondasi jembatan semakin terkikis oleh air.

Apalagi, debit air sungai di Desa Ulang selalu meningkat pasca diguyur hujan lebat.

Baca juga: Tiga Jembatan Rusak di Mandastana, Wakil DPRD Batola: Kita Bangun Sebelum Akhir 2021

"Sudah sering motor jatuh di sana. Memang kondisi jembatannya memprihatinkan. Sempat kami perbaiki seadanya. Sekarang membahayakan kalau dilalui makanya warga pilih memutar," katanya. 

Jani membeberkan, jembatan ini penghubung tiga dusun. Yakni Dusun Wariung, Bangkaun, dan Balai Kumuh. (banjarmasinpost.co.id/Eka Pertiwi)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved