Breaking News:

Berita Kotabaru

Sosialisasi Pencegahan Kasus Tanah, Kajari Nyatakan Siap Bantu BPN Sikat Mafia Tanah di Kotabaru

BPN Kotabaru menggelar sosialisasi upaya pencegahan kasus pertanahan di Kotabaru. Kajari Kotabaru menyatakan siap bersama-sama sikat mafia tanah

Penulis: Herliansyah | Editor: Hari Widodo
banjarmasinpost.co.id/helriansyah
Kajari Kotabaru Andi Irfan Syafruddin (dua dari kanan) saat memberikan pencerahan kepada peserta sosialisasi upaya pencegahan kasus tanah, Rabu (24/11/2021). 

BANJARMASINPOST.CO.ID, KOTABARU - Kepala Badan Pertanahan Nasional (BPN) Jani Levinus Loupatty, A.Ptnh mengadakan sosialisasi upaya pencegahan kasus pertanahan di Kabupaten Kotabaru, Rabu (24/11/2021).

Sosialisasi menghadirkan dua orang narasumber yaitu Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Kotabaru Andi Irfan Syafruddin dan KBO Reskrim Polres Kotabaru Ipda Kitty Tokan.

Dihadiri peserta perwakilan SKPD terkait, Kepala Desa dan aparaturnya serta Lurah di Kecamatan Pulaulaut Utara dan Pulaulaut Sigam, acara sosialisasi pertanahan ini berlangsung ruang pertemuan hotel Grand Surya Kotabaru.

Jani levinus loupatty ditemui diakhir acara mengatakan, tujuan sosialisasi untuk meminimalisir permasalahan. Terlebih adanya indikasi mafia tanah.

Baca juga: Gubernur dan Bupati Balangan Ajak Warga Cegah Mafia Tanah

Baca juga: Cegah Adanya Mafia Tanah, Ini yang Dilakukan Pemda HSU

Apalagi menjadi narasumber langsung Kajari dan dari Polres yang diwakili KBO Reskrim, berharap memberi manfaat besar bagi BPN dalam pelaksanaan tugas sebagai aparat pertanahan.

Diakui Jani, memang ada beberapa permasalahan seperti tumpang tindih kepemilikan tanah. Namun telah difasilitasi, mediasi di kantor BPN.

"Kedepan berharap tidak ada konflik yang besar, tapi dapat diantisipasi. Selain mendukung pihak kepolisian dalam penyelidikan masalah pertanahan," ujar Jadi.

Tidak banyak permasalahan persoalan sengketa lahan, paling dua sampai tiga. Namun bisa selesai, kecuali tidak bisa selesai diarahkan ke pengadilan.

Kajari Kotabaru Andi Irfan Syafruddin mengatakan, sesuai arahan Jaksa Agung memang ada membentuk satgas untuk mafia tanah. 

Sehubungan judul atau tema dibuat, koordinasi harus dilakukan dengan BPN akan segera dilakukan.

Halaman
12
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved