Breaking News:

Amanah Borneo Park

Amanah Borneo Park Gelar Borneo UMKM Expo 2021

Amanah Borneo Park menggelar Borneo UMKM Expo di Palam, Kota Banjarbaru, Provinsi Kalsel, selama 11 hari, mulai 25 November hingga 5 Desember 2021.

Penulis: Salmah | Editor: Alpri Widianjono
BANJARMASINPOST.CO.ID/SALMAH SAURIN
Wali Kota Banjarbaru, HM Aditya Mufti Arifin, didampingi H Fatwa Aji Lanang Nugroho, Direktur Utama Amanah Borneo Park, serta pejabat pemprov, dialog interaktif dengan pelaku usaha kecil di ajang Borneo UMKM Expo, Kamis (25/11/2021). 

BANJARMASINPOST.CO.ID - BANJARBARU - Amanah Borneo Park bekerja sama dengan Dinas Koperasi Usaha Kecil dan Menengah Provinsi Kalimantan Selatan menggelar Borneo UMKM Expo 2021.

Kegiatannya selama 11 hari, mulai 25 November hingga 5 Desember 2021.

Pada expo tersebut sebanyak 100 lebih pelaku UMKM menghadirkan produk dan jasa mereka di wahana rekreasi dan edukasi yang berlokasi di wilayah Palam, Kota Banjarbaru, Provinsi Kalsel, tersebut.

Ada sejumlah produk antara lain kuliner, kerajinan tangan, pakaian, home industri produk kebersihan, jasa, produk UMKM binaan dinas terkait serta dalam acara tersebut juga dihadirkan experience show, seminar workshop.

Disampaikan H Fatwa Aji Lanang Nugroho, Direktur Utama Amanah Borneo Park, sebagai pelaku UMKM, mereka juga ikut merasakan dampak pandemi yang berpengaruh pada tingkat pendapatan.

"Melalui Borneo UMKM Expo 2021 ini kami turut berupaya agar pelaku UMKM mampu bangkit lagi. Dan ini tak hanya ajang pameran tapi juga ajang peningkatan kualitas produksi dan kuantitas produk," jelasnya.

Lanjutnya pula, melalui even ini ada tambahan pengalaman bagi peserta yang saling berinteraksi sehingga ada bertambah jaringan baik usaha kuliner, perbankan, sehingga bisa saling memanfaatkan.

Assisten III Pemprov Kalsel, Ditambahkan Adi Santoso, dalam sambutan sekaligus membuka expo, Kamis (25/11/2021), mengatakan, sektor UMKM merupakan pilar utama dalam perekonomian Indonesia.

"Data Kementerian Koperasi dan Usaha Kecil Menengah bahwa UMKM menyumbang 60% PDB (Pendapatan Domestik Bruto) dengan menyerap 70 persen tenaga kerja dan menghimpun 60,4 persen total investasi," ujarnya.

Dikatakam pula bahwa UMKM harus mengikuti perkembangan teknologi dengan promosi digital. Selain itu harus aktif berkolaborasi dengan sesama UMKM.

Sedangkan amanat dari Wali Kota Banjarbaru HM Aditya Mufti Arifin, ajang seperti ini sangat bagus untuk mendampingi para pelaku UMKM baik di Kota Banjarbaru dan daerah lainnya.

"Kami juga selaku pemerintah kota Banjarbaru turut membina para pelaku UMKM agar mereka memiliki standarisasi produk yang sesuai ketentuan sehingga mendorong kemajuannya," tandas dia. (AOL/*)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved