Breaking News:

Berita Banjarmasin

Barang Dugaan Pelanggaran Pada Tahapan Pemilu, Pilkada dan PSU Dibakar Bawaslu Banjarmasin

Barang dugaan pelanggaran tahapan pemilu dan pilkada dibakar di Sekretariat Bawaslu, Jalan A Yani Km 5, Kompleks Dharma Praja, Banjarmasin, Kalsel.

Penulis: Frans Rumbon | Editor: Alpri Widianjono
BANJARMASINPOST.CO.ID/FRANS RUMBON
Pemusnahan barang dugaan pelanggaran Pemilu 2019, Pilkada 2020 dan PSU 2020 di Sekretariat Bawaslu Kota Banjarmasin di Jalan A Yani Km 5, Kompleks Dharma Praja, Provinsi Kalimantan Selatan, Kamis (25/11/2021) sore. 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN - Belasan dokumen atau berkas yang menjadi bukti dugaan terjadi pelanggaran pada tahapan Pemilu 2019, Pilkada 2020 dan Pemungutan Suara Ulang (PSU) 2020, dimusnahkan.

PIhak yang melakukannya adalah Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kota Banjarmasin.

Pemusnahan dilakukan di Sekretariat Bawaslu di Jalan A Yani Km 5, Kompleks Dharma Praja, Kota Banjarmasin, Provinsi Kalimantan Selatan, Kamis (25/11/2021) sore.

Koordinator Divisi Penanganan Pelanggaran Bawaslu Kota Banjarmasin, Subhani, menerangkan, ada 17 dokumen atau berkas yang dimusnahkan dengan cara dibakar tersebut. Satu di antaranya berupa CD-RW.

"Ada 17 buah dokumen dan satu buah CD-RW dari delapan temuan pada pelaksanaan Pemilu 2019 maupun Pilkada 2020 dan juga PSU 2020," sebutnya.

Baca juga: Jurnalis Banjarmasin Post Raih Juara 3 Lomba Karya Jurnalistik TMMD ke-112 TNI AD di HST

Baca juga: Gerakan Bebas Sampah Plastik Makin Masif di Banjarmasin, Usai Ritel Modern Rambah Pasar Tradisional

Rincian barang yang dimusnahkan, 3 dokumen dari proses Pemilu 2019, kemudian 12 buah dokumen dari hasil proses tahapan Pilkada 2020 baik itu Pilgub Kalsel maupun Pilwali Banjarmasin 2020. 

Selanjutnya, 2 buah dokumen dan satu buah CD-RW dari tahapan PSU Pilkada 2020 baik itu Pilgub Kalsel maupun Pilwali Banjarmasin 2020.

Barang dugaan pelanggaran dalam tahapan Pemilu 2019, Pilkada 2020 hingga PSU 2020 juga ada berupa uang.

Dijelaskan Subhani, selama proses tahapan Pemilu 2019, Pilkada dan PSU 2020 pihaknya sempat mendapatkan barang berupa uang sebesar Rp 4.850.000 terkait dugaan praktik politik uang.

"Tapi sebagian besar kami kembalikan kepada pelapor dan hanya tersisa Rp 200 ribu," ujarnya.

Baca juga: Dugaan Oknum Polisi Suplai Miras di Kafe Banjarbaru, Polda Kalsel: Jika Terbukti Akan Diproses

Baca juga: Terpilih Jadi Ketua DPD Partai Demokrat Kalsel 2022-2026, Ibnu Sina Pastikan Pilih Kader Yang Loyal

Halaman
12
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved