Breaking News:

Berita Banjarmasin

Gerakan Bebas Sampah Plastik Makin Masif di Banjarmasin, Usai Ritel Modern Rambah Pasar Tradisional

Wali Kota Banjarmasin H Ibnu Sina melakukan launching gerakan atau program Pasar Bebas Plastik di Aula Kayuh Baimbai.

Penulis: Frans Rumbon | Editor: Syaiful Akhyar
Dokpim Banjarmasin
Launching program Pasar Bebas Plastik oleh Pemko Banjarmasin. 

Misalnya dengan membagikan tas belanjaan sebagai pengganti kantong plastik dan selalu mengingatkan atau mengedukasi pengunjung untuk membawa tas belanjaan sendiri.

"Kita juga akan berikan stimulan kepada pedagang berupa tas belanja ramah lingkungan. Tapi targetnya tetap bagaimana mengedukasi masyarakat," jelasnya.

Untuk pengawasannya di lapangan, dia mengaku juga sudah mempunyai para relawan diet kantong plastik yang akan turun ke dua pasar itu, guna memberikan edukasi kepada masyarakat.

"Target kita bisa berkurang sampai 100 persen. Kalau untuk di daerah lain ada pasar tebet Jakarta Selatan yang juga sudah menjalankan program ini. Terbukti sampah plastik turun hingga 57 persen," katanya.

Sementara itu salah seorang pedagang di Pasar Pandu yakni Siti Rogayah menyambut baik program Pasar Bebas Plastik tersebut.

"Para pedagang sebelumnya juga telah sosialisasi. Kami juga turut mensosialisasikan kepada pembeli. Alhamdulillah, pedagang dan pembeli pun turut mengurangi penggunaan kantong plastik," katanya.

Dia menambahkan, saat ini melayani pembeli hanya menggunakan bakul purun dari Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Banjarmasin, serta tas ramah lingkungan dari Gerakan Nasional Diet Kantong Plastik.

"Kita juga dapat bakul gratis dari DLH dan dari dikasih tas ramah lingkungan ini dari Gerakan Nasional Diet Kantong Plastik. Alhamdulillah lancar saja," pungkasnya.(Banjarmasinpost.co.id/Frans Rumbon)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved