Breaking News:

Berita HSU

Raih Penghargaan Nasional, Bidan di HSU Ini Terinspirasi Tingginya Ibu Hamil Beresiko Tinggi

Program inovasi Ketuk Hati atau Keluarga Tanggap Upaya Kesehatan Ibu Hamil Resiko Tinggi mengantarkan Bidan Ratu raih penghargaan nasional

Penulis: Reni Kurnia Wati | Editor: Hari Widodo
Pemkab HSU untuk BPost
Bidan di Puskesmas Haur Gading, Ratu Amd Keb meraih penghargaan nakes teladan nasional. 

BANJARMASINPOST.CO.ID, AMUNTAI -  Program inovasi Ketuk Hati atau Keluarga Tanggap Upaya Kesehatan Ibu Hamil Resiko Tinggi, mengantarkan  penggagasnya yakni bidan di Puskesmas Haur Gading Kabupaten Hulu Sungai Utara (HSU), Ratu Amd Keb meraih penghargaan tingkat nasional.

Ratu yang meraih Tenaga Kesehatan (Nakes) teladan nasional itu menceritakan, program tersebut dijalankan di Kecamatan Haur Gading.

Dari program yang dijalankannya tersebut, mengantarkan dirinya mengikuti penilaian tenaga kesehatan teladan dan berhasil memperoleh prestasi juara 1 tingkat kabupaten HSU.

Tak hanya disitu, ia meraih Juara 1 tingkat provinsi Kalsel dan di tingkat Nasional berhasil menyandang gelar Tenaga kesehatan teladan.

Baca juga: Puncak Peringatan HKN di Provinsi Kalsel, Gelar Vaksinasi dan Nakes Teladan Dihadiahi Tabungan

Ajak Ibu Hamil Ikut Vaksin, Ketua TP PKK Tapin: Tak Perlu Takut Karena Vaksin Aman

Atas prestasi ini Ratu mendapatkan penghargaan yang diserahkan Plt Bupati HSU Husairi Abdi dalam peringatan Hari Kesehatan Nasional. 

Ratu mengatakan inovasi ini dilatarbelakangi tingginya kasus ibu hamil risiko tinggi di desa Palimbangan Gusti wilayah kerja UPT Puskesmas haur gading 
Setelah dilakukan dengan koordinasi bersama Kepala puskesmas dan pemerintah desa.

Maka disepakati untuk melakukan kegiatan yang dapat menurunkan jumlah ibu hamil yang berisiko tinggi.

Pada tahun 2019 desa menganggarkan dalam APBDes untuk kegiatan inovasi Berupa kegiatan pembinaan kesehatan ibu hamil desa dan keluarga ibu hamil,  kemudian memberikan suplemen tablet tambah darah dan susu serta suplemen ibu hamil lainnya,  selain itu desa juga memberikan semua ibu hamil kelengkapan persalinan seperti peralatan bayi yaitu lampin, bedong, baju, sarung tangan dan topi bayi serta kebutuhan lain. 

Dukung Konvergensi Penurunan Stunting, Baznas Batola Edukasi Ibu Hamil Kategori Mustahik

"Dalam perkembangannya walaupun kasus ibu hamil risiko tinggi desa sudah sangat turun, tetapi desa tetap berkomitmen untuk tetap menjaga kesehatan ibu hamil dengan tetap melaksanakan inovasi pada tahun 2020 dan 2021," ujarnya. 

Untuk mengembangkan inovasi dibuatlah aplikasi KETUK HATI yang dapat diunduh  di playstore yang bersisi tentang informasi kesehatan ibu hamil normal, Kesehatan ibu hamil dimasa pandemi, Informasi seputar vaksinasi ibu hamil Dan pemantauan tablet tambah darah ibu hamil secara mandiri
Serta konformasi kehamilan kepada bidan desa yang bersangkutan. (Banjarmasinpost.co.id/Reni Kurniawati)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved