Breaking News:

Berita Banjarmasin

160 Peserta Seleksi CPNS Kemenkumham Jalani SKB Kesamaptaan di Banjarmasin

Seleksi CPNS Kemenkumham, 160 peserta telah rampung mengikuti tahapan Seleksi Kompetensi Bidang (SKB) Kesamaptaan yang diselenggarakan di Kalsel.

Penulis: Achmad Maudhody | Editor: Syaiful Akhyar
Kemenkumham Kalsel
Kepala Kanwil Kemenkumham Kalsel, Tejo Harwanto memantau langsung pelaksanaan SKB Kesamaptaan Seleksi CPNS Kemenkumham oleh Panitia Daerah di Banjarmasin. 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN - Seleksi CPNS Kemenkumham, 160 peserta telah rampung mengikuti tahapan Seleksi Kompetensi Bidang (SKB) Kesamaptaan yang diselenggarakan di Kalimantan Selatan (Kalsel).

Dari jumlah itu, 154 di antaranya merupakan peserta seleksi formaei SLTA dan 6 lainnya peserta seleksi formasi Calon Taruna/Taruni Poltekip/Poltekim.

Mereka merupakan peserta seleksi yang sebelumnya telah dinyatakan lolos dalam tahapan Seleksi Kompetensi Dasar (SKD).

Sedangkan 9 peserta lainnya yang lolos SKD tidak berhadir dalam SKB Kesamaptaan.

Baca juga: Harga Bitcoin Makin Jauh dari Level US$ 60.000, Hari Ini Melorot ke US$ 56.000

Baca juga: Narkoba Kalsel - Gerak-geriknya Mencurigakan, Saat Dibekuk Pria Batola Ini Simpan Ratusan Gram Sabu

Baca juga: Disetujui Jadi BLUD, 10 UPT Pemprov Kalsel Diminta Tak Jadi Perusahaan Bangkrut

Kepala Kanwil Kemenkumham Kalsel, Tejo Harwanto, mengatakan, pelaksanaan SKB Kesamaptaan digelar selama dua hari berturut turut sejak Tanggal 24-35 Nopember Tahun 2021 ini.

"Pelaksanaan SKB Kesamaptaan dilaksanakan oleh panitia gabungan dari Kanwil Kemenkumham Kalsel dan Jasrem 101/Antasari," kata Tejo, Jumat (26/11/2021).

Selama pelaksanaan SKB Kesamaptaan, Tejo pun secara langsung hadir memantau rangkaian seleksi di Stadion Lambung Mangkurat, Kota Banjarmasin, Provinsi Kalsel.

Ini dilakukannya untuk memastikan profesionalitas panitia sehingga pelaksanaan rangkaian SKB Kesamaptaan berjalan secara transparan dan akuntabel.

Bahkan sepanjang para peserta menjalani tes kesamaptaan mulai dari lari, pull up, push up, sit up, shuttle run dan yang lainnya, seluruh aktivitas ini direkam dalam dokumentasi video.

Hasil penilaian setiap komponen tes masing-masing peserta pun langsung dicetak sehingga dapat dilihat dan ditandangani langsung oleh peserta sebagai dokumen formulir tanda telah menjalani SKB Kesamaptaan.

Jika peserta mendapati hal yang dinilai tak sesuai, maka dapat langsung mengajukan sanggahan kepada panitia.

Dengan upaya memastikan seluruh rangkaian seleksi berlangsung secara profesional, akuntabel dan transparan kata dia dilakukan agar para peserta yang lolos benar-benar memenuhi kriteria yang ditetapkan.

"Sehingga nantinya benar-benar SDM yang unggul dan layak sajalah yang akan bergabung sebagai Insan Pengayoman," ucap Tejo.

(banjarmasinpost.co.id/Achmad Maudhody)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved