Breaking News:

Lifestyle

Bisnis Kuliner Terpuruk,  Bermodal Rp 200 Ribu Wanita Banjarbaru Ini Bangkit Produksi Sabun Cuci

Usaha kuliner yang digeluti terpuruk, Irwaningsih bangkit dan emmbuka usaha sabun pembersih

Penulis: Salmah | Editor: Hari Widodo
banjarmasinpost.co.id/salmah saurin
Irwaningsih memperlihatkan produk sabun  cuci piring dan tangan hasil buatannya. 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARBARU - Jangan menyerah dengan keadaan. Terus berpikir dan berupaya agar semua kembali baik.

Hal itu tampaknya menjadi prinsip wanita satu ini sehingga tatkala terpuruk usaha kuliner ia pun putar haluan dan sukses berbisnis sabun pembersih piring dan tangan.

Irwaningsih pemilik usaha sabun cuci piring dan cuci tangan bermerk Bigfast mengatakan, saat awal pandemi usaha kuliner yang ia jalankan berangsur lumpuh. Selama dua tahun tak ada usaha.

“Lantas kami berpikir, perlu ada usaha yang sifatnya tidak basi dan expired (masa kadaluarsa) panjang yaitu salah satunya adalah memproduksi kebutuhan rumah tangga. Kala itu dapat ide bikin sabun cuci piring dan cuci tangan,” kisah warga Landasan Ulin, Banjarbaru ini.

Baca juga: Pengusaha Cantik Asal Banjarmasin, Melisa Etna Tiara Bikin Terobosan Lifestyle Brand Lokal

Baca juga: Bertema Tropical Lifestyle, Rumah Alam Sungai Andai Suguhkan Sejuknya Nuansa Alam Kota Banjarmasin

Kebetulan adik iparnya yang tinggal di Jawa punya usaha besar di bidang produksi sabun cuci piring dan tangan tersebut. Kemudian ia belajar selama satu bulan sampai dapat formula yang siap dan layak jual.

Menggunakan modal pribadi sebanyak Rp 200 ribu, Irwaningsih mulai memproduksi skala kecil dan menghasilkan 54 botol.

Dimulai Juli 2021 usahanya sudah berproduksi 10 ribu botol yang dipasarkan di Banjarbaru dan Martapura dengan kapasitas produksi per minggu 1000 botol.

Harga jual relatif murah. Bigfast sabun cuci piring aroma jeruk nipis dan lemon ukuran 5 liter Rp75 ribu, 1 liter Rp 16 ribu dan 475 ml Rp 9000.

Bigfast sabun cuci tangan aroma strawberry dan anggur ukuran 5 liter Rp 60 ribu, ukuran 1 liter Rp 15 ribu, 475 ml Rp 9 ribu dan 500 ml 17 ribu. Untuk harga reseller akan lebih murah.

“Alhamdulillah produk kami dapat bersaing di pasaran dan sudah ada legalitas usaha. Kami juga sangat optimis, saat mengurus legalitas produk ini ternyata di Kalael baru ada 16 usaha sejenis yang terdata,” ungkapnya.

Baca juga: Ramaikan Soft Launching Pasar Agribisnis, Produk Pelaku Usaha di Tabalong Ini Laris Terjual

Baca juga: Tanpa Modal Fulus Perantau Cantik Ini Sukses Bangun Usaha Busana

Adapun kendala saat ini adalah marketing. Meski demikian pihaknya punya target dan harapan bahwa Bigfast yang saat ini digarap bersama suami dan keluarga sebanyak 3-4 orang akan berkembang menjadi perusahaan besar dan membuka lapangan kerja yang banyak.

“Masyarakat harus mendukung produk lokal dan instansi pemerintah juga mendukung dengan menggunakan produk lokal di kantornya,” harap Irwaningsih, seraya mengatakan ke depan akan memproduksi juga sabun untuk pel lantai.(banjarmasin post.co.id/salmah saurin)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved