Breaking News:

Berita Tabalong

BPBD Tabalong Terus Pantau Debit Sungai, Wilayah Utara dan Tengah Menurun, Selatan Ada Kenaikan

akibat debit Sungai Tabalong yang meningkat dilaporkan tiga desa di Kecamatan Banua Lawas, telah terdampak banjir.

Penulis: Dony Usman | Editor: Eka Dinayanti
camat banua lawas
banjir di desa bangkiling raya banua lawas 

BANJARMASINPOST.CO.ID, TANJUNG - Pemantauan debit air sungai terus dilakukan jajaran Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Tabalong seiring dengan terjadi peningkatan sejak beberapa hari terakhir.

Bahkan akibat debit Sungai Tabalong yang meningkat dilaporkan tiga desa di Kecamatan Banua Lawas, telah terdampak banjir.

Masing-masing, di Desa Bangkiling Raya, Desa Bangkiling dan Desa Hapalah.

Kalak BPBD Tabalong, Zainuddin, yang dikonfirmasi, Jumat (26/11/2021), menyampaikan, untuk debit air sungai Tabalong di wilayah utara dan tengah sudah mengalami penurunan.

Baca juga: Banjir Kalsel, Debit Sungai Tabalong Meningkat, Tiga Desa di Banua Lawas Tabalong Terdampak

Baca juga: PPKM Tabalong Turun ke Level 2, Hasil Assesmen Situasi Covid-19 Ternyata Sudah Berada di Level 1

Tetapi untuk wilayah selatan terjadi peningkatan debit air dan menyebabkan ada desa di Kecamatan Banua Lawas yang terdampak banjir.

"Tim BPBD melaksanakan monitoring untuk mendata rumah yang terdampak," katanya.

Pihaknya mengimbau kepada masyarakat yang tinggal di bantaran sungai dan daerah yang rawan banjir agar lebih waspada.

Kemudian bisa mengamankan barang barang yang rentan terhadap air dan juga berhati-hati dengan aliran listrik yang ada di rumah masing-masing.

"Sebab intensitas curah hujan sudah mulai meninggi," ujarnya.

Terpisah Camat Haruai, Handi Yanuardi, mengatakan, debit air Sungai Tabalong yang ada di wilayahnya saat ini sudah mengalami penurunan dibandingkan kemarin.

Baca juga: Jadi Instagramable, Lapangan Murjani Kini Dihias Landmark Baru dan Ada Aquarum Berisi 300 Ekor Ikan

Baca juga: Jembatan Takisung Tanahlaut Retak, Siring Pengaman Tiang Ambruk Seperti ini

"Terpantau sejak semalam sore sampai tadi pagi air turun sampai 70 senti, dan ketinggian air masih kategori aman," katanya.

Air sungai di Haruai yang masuk wilayah utara Tabalong ini, lanjut Handi, sempat mengalami kenaikan sejak Rabu (24/11/2021) malam.

Kenaikan terjadi secara perlahan sampai sekitar 3 meter. Meski terjadi peningkatan, tetapi masih dalam batas ketinggian normal atau aman.

"Mulai tadi mala sampai siang ini, sudah mulai turun sekitar 2 meteran," ucapnya.

(banjarmasinpost.co.id/donyusman)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved