Breaking News:

Berita Banjarmasin

Disetujui Jadi BLUD, 10 UPT Pemprov Kalsel Diminta Tak Jadi Perusahaan Bangkrut

Sebanyak 10 Unit Pelaksana Teknis (UPT) di Pemprov Kalsel kini telah disetujui menjadi Badan Layanan Umum Daerah (BLUD).

Penulis: Milna Sari | Editor: Hari Widodo
banjarmasinpost.co.id/nurholis huda
Kebun Raya Banua dicanangkan pembangunan pada tanggal 13 Februari 2013 oleh Wakil Gubernur Kalimantan Selatan, H.Rudy Resnawan. Kebun raya banua termasuk salah satu UPT yang diusulkan menjadi BLUD. 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN - Sebanyak 10 Unit Pelaksana Teknis (UPT) di Pemprov Kalsel kini telah disetujui menjadi Badan Layanan Umum Daerah (BLUD).

Sekdaprov Kalsel Roy Rizali Anwar mengatakan, 10 badan yang diusulkan menjadi BLUD telah disetujui. Dengan begitu, anggaran di 2022 mekanismenya akan berbeda dengan skema BLUD.

"Target kita minimal mereka yang sudah menjadi BLUD bisa membiayai operasionalnya, jangan sampai yang selama ini biaya operasionalnya lebih besar dari pendapatan misalnya operasional Rp 2 miliar sementara pendapatan hanya Rp 300 juta, ibarat mendirikan perusahaan ini adalah perusahaan yang bangkrut terus," ujarnya di Banjarmasin, Jumat (26/11/2021) .

Menurutnya, dengan menjadi BLUD setiap badan agar dikelola dengan sistem dan mekanisme yang baik sehingga pengembangan bisnis menjadi lebih murah dan terjadi efisiensi anggaran.

Baca juga: Belum Capai Target Pendapatan, 10 UPTD Kalsel Diusulkan Jadi BLUD

Baca juga: Tata Kembali Pasar Barabai, Disdag HST Usulkan Dikelola Sistm BLUD

Baca juga: RSUD Pambalah Batung Amuntai Rekrutmen Tenaga BLUD, DPRD HSU Khawatirkan Nasib Tenaga Kontrak

Selama ini, keluhan badan yang belum menjadi BLUD , yakni lambatnya untuk penyesuaian dan penentuan tarif yang harus dengan perubahan Perda.

Sementara dengan menjadi BLUD, maka penentuan tarif dan penyesuaian cukup dengan peraturan Gubernur saja. 

Roy berharap,  dengan mekanisme yang lebih mudah setelah menjadi BLUD, pelayanan kepada masyarakat juga lebih baik. Selain itu pengadaan barang dan jasa menjadi lebih murah. 

Ditanya bagaimana jika ada BLUD yang baru dibentuk namun masih menyusu atau mengharapkan suntikan dana APBD, Roy mengatakan akan pihaknya evaluasi.

"Jika tidak ada peningkatan, maka akan kita gabung dengan BLUD lain yang serupa," katanya.

Baca juga: VIDEO Anggota DPRD Kota Banjarbaru Datangi RSUD Idaman Bahas BLUD Sampai Parkir

Diketahui ada 10 UPTD yang disetujui menjadi BLUD yakni Lab k3 Disnakertrans, BPSMB Disperindag, Lab ESDM, UPT Kebun Raya Banua, UPT Tahura, Balai Pengawas dan Sertifikasi Benih Perkebunan, UPT Pelabuhan Perikanan Batulicin, Labkes Dinkes, Lab Bahan Konstruksi, BKOM Dinkes.

Sebelumnya ada 62 UPTD yang diinginkan menjadi BLUD dan diseleksi menjadi 32 kemudian diseleksi lagi dan yang mendekati sebanyak 13 dan hasil akhir seleksi yang masuk dalam usulan yakni sebanyak 10 UPTD.
(Banjarmasinpost.co.id / Milna Sari)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved