Breaking News:

Berita Tanahlaut

Jembatan Takisung Tanahlaut Retak, Siring Pengaman Tiang Ambruk Seperti ini

Siring pengaman tiang tepi jembatan atau oprit segmen kedua (dekat Pantai Takisung) tersebut telah ambruk.

Penulis: Idda Royani | Editor: Eka Dinayanti
banjarmasinpost.co.id/roy
Aspal pada sisi oprit arah pantai Takisung di jembatan setempat retak memanjang, Jumat (26_11) dinihari. Kondisi tersebut memunculkan kerawanan bagi pengendara. 

BANJARMASINPOST.CO.ID, PELAIHARI - Kerusakan jembatan yang membentang di atas Sungai Kalingayan dekat Pantai Takisung, Kecamatan Takisung, Kabupaten Tanahlaut (Tala), Kalimantan Selatan (Kalsel), tak cuma di bagian atas.

Lebih dari itu juga terjadi di bagian bawah.

Pantauan banjarmasinpost.co.id, Jumat (26/11/2021) siang, siring pengaman tiang tepi jembatan atau oprit segmen kedua (dekat Pantai Takisung) tersebut telah ambruk.

Sementara itu siring oprit segmen pertama (dekat rumah makan) masih berdiri kokoh.

Baca juga: Embung di Desa Tajaumulya Tanahlaut Telan Korban, Pemdes Segera Bangun Pagar Keliling

Baca juga: Oprit Jembatan Dekat Pantai Takisung Tala Retak, Camat Sebut Sisi Sebelah Masih Bisa Dilintasi

Itu sebabnya saat air laut pasang, apalagi pasang besar, ombak langsung menghantam ke tepian oprit di bagian bawah jembatan.

Akhirnya pada Jumat (26/11/2021) dinihari bagian bawah aspal pada oprit tersebut terkikis hingga tepian oprit telah berlubang memanjang sekitar tiga meter selebar belasan sentimeter.

Bahkan tebing oprit pada sisi kiri (arah pantai) juga telah retak cukup parah.

Hal ini berimbas pada kelabilan material timbunan pada sisi oprit tersebut.

Baca juga: Banjir Kalsel, Debit Sungai Tabalong Meningkat, Tiga Desa di Banua Lawas Tabalong Terdampak

Baca juga: Kaum Millenial Desa Pantai Cabe Tapin Sukses Kembangkan Peternakan Kambing

Penuturan warga sekitar, kerusakan siring pengaman tiang tepian jembatan tersebut telah cukup lama terjadi.

"Tapi kalau retaknya aspal di sisi oprit itu saya malah baru tahu. Kemarin saat lewat rasanya masih tak apa-apa," ucap Ahmad, warga Takisung.

Camat Takisung Yudo Restanto bersama muspika setempat pun langsung turun ke lokasi guna melihat dari dekat kondisi kerusakan fisik tersebut.

"Memang kalau siring pengaman tiang di sisi tepi itu sudah lama juga rusaknya. Jadi, saat air laut pasang ombaknya memang langsung menerjang sisi oprit bagian bawah jembatan. Apalagi gerakan air laut pasang bertemu dengan air sungai yang turun, jadi cukup keras hantamannya," sebut Yudo.

(banjarmasinpost.co.id/roy)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved