Breaking News:

Bumi Tuntung Pandang

Pemkab Tala Dorong UMKM Terus Berinovasi Produk Sesuaikan Tren Pasar yang Dinamis

Di Tala kini telah hadir aplikasi e-Marketplace milik Pemkab Tala yaitu Sistem Order Semua Instansi Lingkup Tanah Laut (Sosialita).

Penulis: Idda Royani | Editor: Eka Dinayanti
DISKOMINFO TALA
PESERTA seminar dan undangan menyanyikan lagu kebangsaan sebelum seminar dimulai. 

BANJARMASINPOST.CO.ID, PELAIHARI - Seperti di daerah lain, pandemi Covid-19 yang melanda sejak 2019 lalu menyebabkan kelesuan sektor perekonomian di Kabupaten Tanah Laut (Tala), Kalimantan Selatan (Kalsel).

Kondisi itu Hal ini berimbas pada pertumbuhan ekonomi masyarakat yang makin menurun.

Pemerintah pun terus berupaya mempertahankan daya beli masyarakat agar ekonomi menjadi stabil.

Karena itu Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tala melalui Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) menggelar Seminar Pemulihan Ekonomi Melalui Peningkatan Pertumbuhan Ekonomi dan Pengendalian Inflasi Daerah Di Kabupaten Tanah Laut, Selasa kemarin.

Bupati Tala HM Sukamta mengatakan faktor dominan yang mampu mendorong perekonomian Tala salah satunya melalui penggunaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) untuk mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat.

Bupati Tala HM Sukamta menyampaikan wejangan saat membuta Seminar Pemulihan Ekonomi di Bappeda Tala, Selasa (23_11).
Bupati Tala HM Sukamta menyampaikan wejangan saat membuta Seminar Pemulihan
Ekonomi di Bappeda Tala, Selasa (23_11). (DISKOMINFO TALA)

"Dengan begitu Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) tetap hidup dan bisa menopang pertumbuhan ekonomi di Tala," ucap Sukamta,

Dikatakannya, di Tala kini telah hadir aplikasi e-Marketplace milik Pemkab Tala yaitu Sistem Order Semua Instansi Lingkup Tanah Laut (Sosialita).

Di dalamnya terdapat UMKM yang ada di Tala sehingga masyarakat turut merasakan manfaatnya.

"Jadi, belanja pemerintah yang akan mendapatkan manfaatnya para UMKM. Sekarang saya sedang berusaha agar bisa mencapai limit pembelanjaan Rp 200 juta ke bawah," sebutnya.

Melalui limit tersebut, ia memastikan UMKM di Tala pasti mendapatkan order dari pemerintah sehingga UMKM akan berkembang kembali.

Lebih dari itu bahkan bisa membuka lapangan kerja baru yang direkrut dari UMKM.

Sukamta menegaskan pemerintahannya mendorong UMKM Tala agar terus berinovasi menyesuaikan tren kekinian.

Dengan begitu produk yang dihasilkan sesuai selera pasar yang begitu dinamis dan pada akhirnya mampu menggapai kesejahteraan.

"Kesejahteraan itu ketika pertumbuhan ekonomi berkualitas yaitu pertumbuhan tinggi dan angka inflasi yang terkendali," tegas Sukamta. (AOL)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved