Breaking News:

Wisata Gua Telaga Dewa di Balangan

Wisata Kalsel Susur Gua Telaga Dewa di Balangan, Tidak Boleh Tinggalkan Apapun Kecuali Jejak Kaki

Perbuatan corat-coret dinding gua tidak bertanggung jawab oleh pengunjung wisata Kalsel Gua Telaga Dewa di Balangan, begitu sangat disayangkan.

Penulis: Isti Rohayanti | Editor: Syaiful Akhyar
banjarmasinpost.co.id/Isti Rohayanti
Pengunjung Wisata Kalsel, Gua Telaga Dewa di Desa Liyu Kecamatan Halong Kabupaten Balangan. 

BANJARMASINPOST.CO.ID, PARINGIN - Perbuatan tidak bertanggung jawab oleh pengunjung wisata Kalsel Gua Telaga Dewa Desa Liyu Kabupaten Balangan Kalsel, begitu disayangkan oleh pengelola wisata setempat.

Pasalnya, ada saja wisatawan yang mencoret-coret dinding gua dan menuliskan nama mereka.

Saat memasuki Gua Telaga Dewa, tak dipungkiri akan menemukan tulisan tangan orang tak bertanggung jawab, bahkan ada bekas ukiran dari batu yang membuat dinding gua menjadi rusak.

Pengunjung Wisata Kalsel, Gua Telaga Dewa di Desa Liyu Kecamatan Halong Balangan melihat wadah air yang disebut sebagai telaga dewa.
Pengunjung Wisata Kalsel, Gua Telaga Dewa di Desa Liyu Kecamatan Halong Balangan melihat wadah air yang disebut sebagai telaga dewa. (banjarmasinpost.co.id/Isti Rohayanti)

Tindakan tersebut rupanya menjadi alasan Pokdarwis Desa Liyu menutup objek wisata alam itu. Terlebih perbuatan tersebut dianggap merusak apa yang diolah oleh alam selama ribuan tahun.

Baca juga: Wisata Kalsel Gua Telaga Dewa, Eksotik di Belantara Pegunungan Desa Liyu Halong Balangan

Baca juga: Wisata Kalsel, Pusat Konservasi Bekantan di Kabupaten Batola

Ketua Pondarwis Desa Liyu, Megi menerangkan, para wisatawan masih perlu diedukasi agar tidak lagi mencoret dinding gua. Sehingga keindahan bebatuannya tetap terjaga.

Kelak, saat objek wisata tersebut kembali dibuka, Megi berpesan agar jangan lagi ada pengunjung yang mencoret tempat tersebut. Bahkan juga dilarang bermain di telaga yang ada di dalam gua.

Ketua Pokdarwis Desa Liyu, Megi memperlihatkan tulisan pada dinding Gua Telaga Dewa, wisata Kalsel di Kabupaten Balangan.
Ketua Pokdarwis Desa Liyu, Megi memperlihatkan tulisan pada dinding Gua Telaga Dewa, wisata Kalsel di Kabupaten Balangan. (banjarmasinpost.co.id/Isti Rohayanti)

"Jangan meninggalkan apapun kecuali jejak kaki dan jangan mengambil apapun kecuali foto dan video," pesan Megi.

Menjaga kebersihan alam pada wilayah wisata tentu menjadi tanggung jawab bersama, termasuk pengunjung. Megi juga berharap para wisatawan yang datang dapat bekerjasama untuk menjaga alam sekitar.

(banjarmasinpost.co.id/Isti Rohayanti)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved