Breaking News:

Berita Banjarmasin

Covid-19 Melandai, Permintaan PCR di Tirta Medical Centre Banjarmasin Turun Drastis

Klinik Tirta Medical Centre di Kota Banjarmasin, Provinsi Kalsel, mengalami terjadinya penurunan permintaan test RT-PCR hingga 60 persen.

Penulis: Frans Rumbon | Editor: Alpri Widianjono
BANJARMASINPOST.CO.ID/MUHAMMAD RAHMADI
ILUSTRASI - Swab di Puskesmas Pekauman, Kecamatan Banjarmasin Selatan, Kota Banjarmasin, Provinsi Kalimantan Selatan, Selasa (11/8/2020). 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN - Sejak kurang lebih satu bulan terakhir, angka kasus Covid-19 di Kota Banjarmasin, Kalimantan Selatan, menunjukkan grafik yang melandai.

Hal ini ditandai dengan menurunnya pasien Covid-19 di berbagai rumah sakit yang ada di Kota Banjarmasin.

Bahkan beberapa rumah sakit sejak beberapa waktu lalu sudah tidak merawat pasien Covid-19.

Berdasarkan data dari Dinkes Banjarmasin per Kamis (25/11/2021), kasus aktif hanya tercatat sebanyak empat orang saja.

Seiring melandainya kasus Covid-19 di Kota Banjarmasin ini, rupanya juga berpengaruh terhadap permintaan melakukan test Reverse Transcription Polymerase Chain Reaction (RT-PCR) di Banjarmasin.

Baca juga: UPDATE Covid-19 Kalsel: Positif Bertambah 3 Orang

Baca juga: Ratusan Warga Binaan Pemasyarakatan Lapas Tanjung Sudah Jalani Vaksinasi Covid-19

Sebabnya, permintaan untuk melakukan test RT-PCR juga mengalami penurunan yang bisa dibilang sangat signifikan.

Salah satu fasilitas layanan kesehatan di Banjarmasin, yakni Klinik Tirta Medical Centre pun merasakan terjadinya penurunan permintaan test RT-PCR ini.

"Untuk penurunan lumayan drastis, bahkan sekitar 60 persen," ujar Kepala Cabang Tirta Medical Centre Banjarmasin, dr Maulida Anggraini.

Selain untuk masyarakat umum, Klinik Tirta melayani pemeriksaan sampel atau rujukan dari berbagai rumah sakit.

Pada saat Covid-19 di Banjarmasin mengganas beberapa waktu lalu, pasien atau pemeriksaan sampel pun mencapai 600 per hari.

Baca juga: Nihil Kasus Covid-19, Batola Tetap Ikut Keputusan Pemerintah Terapkan PPKM Level 3 Nataru

Baca juga: Update Covid-19 Dunia Hari Ini, Indonesia Rangking ke-20 dengan 404 Kasus Positif Corona

"Rata-rata 600 per hari, tapi sekarang sudah turun menjadi sekitar 200 an saja per hari. Ini termasuk sampel yang dikerjakan dari rujukan rumah sakit maupun klinik," jelasnya kepada Banjarmasinpost.co.id, Sabtu (27/11/2021).

Disinggung mengenai penurunan test RT-PCR di Tirta Medical Centre, dr Maulida Anggraini, sebut sejak kasus Covid-19 melandai. "Penurunan drastis ini sejak November 2021," jelasnya.

Sedangkan tarif RT-PCR, dr Maulida Anggraini, menerangkan sudah jauh mengalami penurunan dibandingkan sebelumnya.

"Sekarang harganya Rp 300 ribu, baik yang cepat ataupun yang selesai besoknya. Jadi tidak ada bedanya. Kemudian untuk penerbangan, yang ada tiket pesawatnya itu harga di kami Rp 225 ribu," pungkasnya.

(Banjarmasinpost.co.id/Frans Rumbon)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved