Breaking News:

Penanganan Covid 19

Indonesia Tangguhkan Visa WN 7 Negara Afrika, Epidemiolog: Omicron 500 Persen Lebih Menular

Munculnya virus corona B.1.1.529 atau Omicron di beberapa negara di Afrika jadi perhatian dunia. Indonesia menangguhkan visa WN 7 negara Afrika

Shutterstock
Ilustrasi visa. Indonesia Tangguhkan Visa WN 7 Negara Afrika, Epidemiolog: Omicron 500 Persen Lebih Menular 

BANJARMASINPOST.CO.ID, JAKARTA - Pemerintah Indonesia menangguhkan visa warga negara ( WN) dari 7 negara di Afrika. Penangguhan dipicu munculnya virus corona B.1.1.529 di beberapa negara di Afrika.

Virus varian baru yang disebut Omicron itu menurut epidemiolog 500 kali lebih menular dibanding virus corona awal. Organisasi kesehatan dunia alias WHO pun telah mengumumkan Omicron menjadi variant of concern (VOC), karena lebih mengkhawatirkan.

Langkah antisipasi pun mulai diambil pemerintah Indonesia. Saat ini Direktorat Jenderal Imigrasi Kementerian Hukum dan HAM (Kemenkumham) menangguhkan sementara pemberian visa bagi sejumlah warga negara asing (WNA).

Aturan tersebut dituangkan dalam Surat Edaran (SE) Direktorat Jenderal Imigrasi Kemenkumham Nomor IMI-0269.GR.01.01 Tahun 2021 tentang Pembatasan Sementara Orang Asing yang Pernah Tinggal dan/atau Mengunjungi Wilayah Beberapa Negara Tertentu untuk Masuk Wilayah Indonesia dalam Rangka Pencegahan Penyebaran Varian Baru Covid-19 B.1.1 529.

Baca juga: Sebaran Covid-19 Indonesia 26 November 2021, Jawa Barat Tertinggi 96 Kasus, DKI Nomor 2

Baca juga: UPDATE Covid-19 Indonesia 25 November 2021: Tambah 372 Kasus Positif Baru, 16 Orang Meninggal

Penangguhan sementara pemberian Visa Kunjungan dan visa tinggal terbatas bagi warga negara Afrika Selatan, Botswana, Namibia, Zimbabwe, Lesotho, Mozambique, Eswatini dan Nigeria, dikutip dari SE, Minggu (28/11/2021).

Dilansir dari Kompas.com, melalui SE itu pemerintah juga melakukan penolakan masuk sementara bagi orang asing yang pernah tinggal dan atau mengunjungi wilayah-wilayah itu dalam kurun waktu 14 hari sebelum masuk wilayah Indonesia.

Tapi ketentuan tersebut dikecualikan bagi orang asing yang mengikuti pertemuan terkait Presidensi Indonesia dalam G20.

Surat edaran ini berlaku pada tanggal 29 November 20211 dan akan dievaluasi lebih lanjut.
SE diteken Dirjen Imigrasi Kemenkumham Widodo Ekatjahjana pada 27 November 2021.

Kamis (26/11/2021) pejabat Afrika Selatan mengumumkan munculnya varian baru virus corona di negara mereka.

Varian B.1.1.529 yang terdeteksi kali pertama di Botswana diketahui membawa banyak mutasi virus corona.

Halaman
1234
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved