Breaking News:

Ekonomi dan Bisnis

PLN Kalselteng Siap Pasok Listrik Dukung Investasi di Kalsel

PLN Kalselteng memastikan kesiapan pasokan daya listrik mendukung kebutuhan investasi di seluruh Kalimantan Selatan.

Penulis: Nurholis Huda | Editor: Syaiful Akhyar
banjarmasinpost.co.id/Nurholis Huda
Pembukaan acara Investment Forum of South Kalimantan 2021. 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN - Pemprov Kalsel ajak investor kembangkan bisnis dan industri di Kalsel untuk mendongkrak capaian investasi di Kalsel.

Kalsel dianugerahi potensi kekayaan alam dan letak wilayah strategis, pertambangan, pertanian, perkebunan, perikanan kelautan semua yang tersedia di kalimantan selatan.

“Kalimantan Selatan seperti kepingan surga di tanah Borneo yang dianugerahi oleh kekayaan alam dan letak wilayah strategis. Pertambangan, pertanian, perkebunan, perikanan dan kelautan semuanya tersedia di Kalse,” kata Asisten II Bidang Perekonomian dan Pembangunan Sekretariat Daerah Kalsel, Syaiful Azhari mewakili Gubernur Kalsel membuka Investment Forum of South Kalimantan 2021.

Keunggulan geografis ini semakin lengkap dengan pemindahan Ibu Kota Negara di Kaltim dan Food Estate di Kalteng.

Baca juga: Pemkab Tanbu Melalui BPBD Serahkan Bantuan kepada Warga Korban Puting Beliung

Baca juga: Kecelakaan Kalsel, Korban Tewas Mobil Tercebur di Gunungraja Tala Dikenal sebagai Pegawai Disiplin

Baca juga: Belasan Tahun Tak Terjamah Perbaikan, Jalan Liyu - Upau di Balangan Kini Mulai Diaspal

Kalsel berada di posisi sentral dari dua proyek nasional itu, dengan demikian potensi investasi akan beragam lagi.

"Untuk itu saya mengajak para investor untuk berinvetasi di Kalsel," ujarnya.

Mendukung hal tersebut PT PLN (Persero) Unit Induk Wilayah Kalimantan Selatan (UIW Kalselteng) memastikan daya listrik cukup untuk memenuhi kebutuhan investasi di seluruh Kalimantan Selatan.

Dalam kesempatan yang sama, General Manager PLN UIW Kalselteng Tonny Bellamy menuturkan investor akan mempertimbangkan kecukupan listrik sebagai pertimbangan untuk menempatkan investasi.

"Pasokan listrik kini melimpah, kami mengajak para investor untuk masuk ke Kalsel. PLN infrastruktur pendukung untuk investor sudah siap," ujarnya.

Tonny mencontohkan beban puncak di Sistem Interkoneksi Barito-Mahakam mencakup Kalimantan Selatan - Kalimantan Timur - Kalimantan Tengah baru sekitar 1.302 Mega Watt (MW) dari daya mampu PLN sebesar 2.132 MW.

Halaman
12
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved