Breaking News:

Berita Banjarmasin

Sudah Periksa 10 Orang Terkait Iuran HKN 2021, Besok Kejari Banjarmasin Panggil Lagi Sederet Nama

Kejari Banjarmasin besok akan melanjutkan pemanggilan sejumlah nama terkait dugaan pungli Iuran HKN 2021

Penulis: Achmad Maudhody | Editor: Hari Widodo
Kejari Banjarmasin Untuk Bpost
Kasi Intel Kejari Banjarmasin, Akhmad Budi Muklish menyampaikan besok akan dilanjutkan pemanggilan sederet nama terkait dugaan fungli iuran HKN 2021. 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN - Dalam sepekan sejak Senin (22/11/2021), Kejaksaan Negeri (Kejari) Banjarmasin telah memintai keterangan dari sepuluh orang dalam penyelidikan dugaan pungli iuran Peringatan Hari Kesehatan Nasional (HKN) Tahun 2021 di Kota Banjarmasin. 

Dari langkah penyelidikan ini, berbagai informasi, data maupun sejumlah barang terkait HKN Tahun 2021 berhasil diperoleh dan diamankan Kejaksaan. 

Kepala Kejaksaan Negeri Banjarmasin, Tjakra Suyana Eka Putra melalui Kasi Intelijen, Budi Muklish mengatakan, pemanggilan sejumlah pihak masih akan dilanjutkan mulai Senin (29/11/2021).

"Sudah 10 orang, Inshaallah besok masih lanjut lagi," kata Budi dikonfirmasi Banjarmasinpost.co.id, Minggu (28/11/2021).

Baca juga: 3 Jam Diperiksa Jaksa Terkait Dugaan Pungli HKN 2021, Kadinkes Banjarmasin Dicecar Enam Pertanyaan

Baca juga: Penyelidikan Dugaan Pungli Iuran Dana HKN 2021, Kadinkes Banjarmasin Penuhi Panggilan Kejari

Meski demikian, Kejaksaan belum membocorkan siapa saja yang masuk dalam daftar panggil tersebut. 

Namun dari penggalian informasi beberapa hari terakhir, Budi menyebut, Kejaksaan mendapati tambahan sejumlah informasi penting dan signifikan terhadap proses penyelidikan. 

Dimana sejumlah pihak yang notabene tidak memiliki kaitan langsung dengan sektor kesehatan seperti perguruan tinggi, beberapa lembaga pemerintah dan perusahaaan maupun kontraktor juga disebut disodori iuran dana untuk pelaksanaan HKN Tahun 2021 di Kota Banjarmasin. 

Informasi serupa juga sebenarnya telah didapati Kejaksaan dalam penyelidikan, dimana sejumlah hotel juga disebut disodori iuran tersebut. 

Disinggung terkait potensi peningkatan status penyelidikan ke penyidikan, Budi mengatakan, fokus saat ini masih pada tahap penyelidikan. 

"Nanti kita lihat, kita masih memintai keterangan-keterangan. Nanti kesimpulannya akan disampaikan ke Pimpinan," terangnya. 

"Tentu tujuannya untuk semakin memperterang apakah terjadi pidana korupsi atau tidak. Yang pasti kami akan menangani ini dengan objektif dan profesional," sambungnya.

Diketahui, dari sepuluh orang yang telah dimintai keterangan, beberapa di antaranya termasuk pejabat tinggi di Pemerintah Kota Banjarmasin. 

Baca juga: VIDEO Dugaan Pungli Iuran HKN 2021, Kejari Banjarmasin Dapati Indikasi Dana Masuk Rekening Pribadi

Yaitu di antaranya Kepala Badan Keuangan Daerah (Bakeuda), Subhan Noor Yaumil, Plt Kepala Inspektorat, Taufik Rifani dan Kepala Dinas Kesehatan, Dr Machli Riyadi, 

Selain itu, Direktur RS Sultan Suriansyah, M Syaukani dan Ketua Panitia Pelaksana HKN Tahun 2021 di Kota Banjarmasin, Yanuardiansyah juga telah dimintai keterangan oleh Jaksa. (Banjarmasinpost.co.id/Achmad Maudhody) 

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved