Breaking News:

UU Cipta Kerja

Undang-undang Cipta Kerja Masih Berlaku, Begini Penjelasan Mahkamah Konstitusi

Mahkamah Konsitusi (MK) menyatakan bahwa Undang-undang Nomor 11 Tahun 2020 atau UU Cipta Kerja bertentangan dengan UUD 1945.

Editor: M.Risman Noor
DHODY
Orator Aksi Unjuk Rasa menyampaikan orasinya dalam aksi penolakan Omnibus Law Cipta Kerja di Jalan Lambung Mangkurat Banjarmasin Kalsel 

BANJARMASINPOST.CO.ID - Ramai berbagai tanggapan bermunculan usai Mahkamah Konsitusi (MK) menyatakan bahwa Undang-undang Nomor 11 Tahun 2020 atau UU Cipta Kerja bertentangan dengan UUD 1945.

Ada berpendapat kalau UU Cipta Kerja sudah tak berlaku.

Lalu bagaimana sebenarnya dengan dinyatakan UU Cipta Kerja pun dinyatakan inkonsitusional bersyarat dan harus diperbaiki dalam kurun 2 tahun ke depan.

Meskipun begitu, MK tetap mengizinkan UU Cipta Kerja berlaku seiring perbaikan yang dilakukan pemerintah.

Baca juga:  Soroti Putusan MK Soal UU Cipta Kerja, Denny Indrayana Sebut Ada Ambiguitas 

Baca juga: Tanggapi Putusan MK Tentang UU Cipta Kerja, Ini Masukan Yusril ke Pemerintahan Jokowi

Sebagian publik bertanya-tanya mengapa Omnibus Law itu masih diperbolehkan berlaku.

Menanggapi hal itu, Juru Bicara MK, Fajar Laksono menjelaskan sejak UU Cipta Kerja disahkan, banyak aturan turunannya sudah diterbitkan.

Ketentuan UU Cipta Kerja juga sudah banyak dilaksanakan di lapangan.

Sehingga MK menyatakan UU Cipta Kerja masih berlaku namun dengan berbagai syarat.

"Makanya amar putusan itu menyatakan inkonstitusional bersyarat karena memang UU Cipta Kerja sejauh ini sejak diberlakukan sudah diimplementasikan sudah melahirkan aturan-aturan pelaksanaannya, yang tentu di lapangan sudah dipraktekkan."

"Ini (UU Cipta Kerja,red) tetap berlaku sambil MK memberikan pesan penting yang tidak boleh diabaikan dalam putusan MK," jelas Fajar, dikutip dari YouTube TV One, Kamis (25/11/2021).

Halaman
123
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved