Breaking News:

Wabah Corona

Waspadai Varian Baru Covid-19 di Afrika Selatan, Penyebaran Omicron Lebih Mengkhawatirkan

beberapa melarang perjalanan dari beberapa negara Afrika, termasuk Afrika Selatan, Botswana, Zambia, dan Zimbabwe, karena kekhawatiran varian baru.

Editor: M.Risman Noor
SHUTTERSTOCK
ILUSTRASI Covid-19 

BANJARMASINPOST.CO.ID - Varian baru Covid-19 terdeteksi di Afrika Selatan.

Diprediksi varian baru dari Covid-19 ini lebih berbahaya penyebarannya dibanding sebelumnya.

Beberapa negara bahkan menyatakan larangan memasuki negara Afrika Selatan untuk mencegah terjangkit virus varian baru ini.

Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) telah menetapkan varian baru Covid-19, Omicron sebagai variant of concern (VOC).

Baca juga: PPKM Level 3 Serentak Diberlakukan 24 Desember 2021, Antisipasi Wabah Corona Klaster Nataru

Baca juga: Covid-19 Melandai, Permintaan PCR di Tirta Medical Centre Banjarmasin Turun Drastis

Pimpinan Teknis Covid-19 WHO, Maria Van Kerkhove, mengatakan varian Omicron ditetapkan sebagai VOC karena memiliki beberapa sifat yang mengkhawatirkan.

"Ini memiliki sejumlah besar mutasi dan beberapa dari mutasi ini memiliki beberapa karakteristik yang mengkhawatirkan,” kata Kerkhove dalam video yang diunggah WHO di Twitter, Jumat (26/11/2021).

Sebuah panel penasihat WHO pun menunjukkan bukti, varian Omicron menimbulkan peningkatan risiko infeksi ulang dibandingkan varian lain yang sangat menular.

Melihat hal itu, otoritas global bereaksi waspada terhadap munculnya Omicron, yang pertama kali ditemukan di Afrika Selatan dan sejak itu terdeteksi di Belgia, Israel, Botswana, dan Hong Kong.

Dikutip dari Aljazeera, sejak Kamis (25/11/2021) beberapa negara telah melarang perjalanan dari beberapa negara Afrika, termasuk Afrika Selatan, Botswana, Zambia, dan Zimbabwe, karena kekhawatiran atas varian baru.

Lantas apa itu varian Omicron? Mengapa ilmuwan mengkhawatirkannya? Berikut penjelasannya.

Halaman
1234
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved