Breaking News:

Rakat Mufakat

Banjir di Kandangan Surut, Pemkab HSS Perbaiki Fasilitas Rusak dengan Anggaran Darurat

Air tal lagi merendam Jalan Palantingan, Kandangan Kota, dan lainnya. Jajaran BPBD Kabupaten HSS bersihkan drainase dan imbau warga waspada bencana.

Penulis: Eka Pertiwi | Editor: Alpri Widianjono
DISKOMINFO KABUPATEN HULU SUNGAI SELATAN
Jalan tak lagi terendam banjir di wilayah Kandangan, Kabupaten Hulu Sungai Selatan (HSS), Provinsi Kalimantan Selatan, Senin (29/11/2021). 

BANJARMASINPOST.CO.ID, KANDANGAN - Genangan yang sempat terjadi di beberapa wilayah Kabupaten Hulu Sungai Selatan (HSS), Kalimantan Selatan, saat Minggu (28/11/2021), kini telah surut.

Kepala Pelaksana BPBD HSS, Syamsudin, Senin (29/11/2021), mengatakan, pihaknya melakukan pembersihan drainase di Jalan Palantingan, Kelurahan Kandangan Kota. Pembersihan ini dilakukan agar aliran air bisa lancar.

“Kami juga terus berusaha melakukan upaya pembersihan untuk memperlancar arus drainase yang tersumbat yang menyebabkan tergenangnya air di beberapa ruas jalan," katanya.

Merespons yang terjadi sampai saat ini, Syamsudin mengimbau masyarakat untuk tetap selalu waspada dan meningkatkan kesiapsiagaan terhadap potensi bencana alam khususnya genangan air, banjir dan longsor.

Masyarakat juga diminta agar tidak membuang sampah sembarangan yang dapat menyebabkan tersumbatnya saluran drainase air apabila hujan tiba.

Banjir telah surut, jalanan yang telah kering di wilayah Kandangan, Kabupaten Hulu Sungai Selatan (HSS), Provinsi Kalimantan Selatan, Senin (29/11/2021).
Banjir telah surut, jalanan yang telah kering di wilayah Kandangan, Kabupaten Hulu Sungai Selatan (HSS), Provinsi Kalimantan Selatan, Senin (29/11/2021). (DISKOMINFO KABUPATEN HULU SUNGAI SELATAN)

Selain itu, empat fasilitas umum mengalami rusak pascabanjir, yakni dua oprit jembatan di Desa Niih Kecamatan Loksado dan Desa Batu Bini Kecamatan Padang Batung.

Selain itu, ada Pergeseran Jembatan di Desa Malilingin, serta rusaknya jalan menuju Desa Ulang Kecamatan Loksado.

"Sudah dilaporkan pihak terkait, tinggal penanganan lebih lanjut," katanya.

Pihaknya mengungkapkan bahwa seluruh fasilitas umum tersebut masih bisa diakses masyarakat dengan menggunakan kendaraan roda dua.

Ditambahkan Syamsudin, masyarakat diminta tetap waspada terhadap bencana banjir, tanah longsor dan puting  beliung.

Terlebih, intensitas curah hujan diprediksi masih cukup tinggi pada kawasan Pegunungan Meratus Kecamatan Loksado dan sekitarnya.

Sementara itu, dari perhitungan Dinas PUTR HSS untuk kerugian materi dari fasilitas infrastruktur yang rusak diperkirakan sekitar Rp 7 miliar.

Kepala Dinas PUTR HSS, Tedy Soetedjo, mengatakan, kerusakan ini akan ada perbaikan. Tetapi berupa penanganan sementara menggunakan dana anggaran darurat.

"Untuk perbaikan permanen akan dilakukan di tahun anggaran depan melalui mekanisme yang ada," katanya.  (AOL/*)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved