Breaking News:

Berita Banjarmasin

Penyelidikan Dugaan Pidana Iuran HKN 2021, Kejari Banjarmasin Singgung Soal Pencucian Uang

Selain mencari unsur tindak pidana dalam iuran HKN 2021, Kejari Banjarmasin juga menelusuri adanya dugaan pencucian uang

Penulis: Achmad Maudhody | Editor: Hari Widodo
banjarmasinpost.co.id/achmad maudhody
Kasi Intelijen Kejari Banjarmasin, Budi Muklish menyampaikan perkembangan hasil penyelidikan dugaan pungli iuran peringatan HKN 2021 di Banjarmasin. 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN - Penyelidikan dugaan tindak pidana korupi terkait iuran dana pelaksanaan Hari Kesehatan Nasional (HKN) Tahun 2021 di Kota Banjarmasin dilanjutkan Kejaksaan Negeri (Kejari) Banjarmasin, Senin (29/11/2021).

Satu orang dari unsur Panitia Pelaksana HKN yaitu pada Seksi Penggalangan Dana dan Konsumsi dimintai keterangan oleh Jaksa di awal pekan kedua proses penyelidikan. 

Artinya, setidaknya telah ada sebelas orang yang keterangannya terekam dalam berita acara pemeriksaan (BAP) Kejaksaan. 

Dikonfirmasi Banjarmasinpost.co.id, Senin (29/11/2021) sore, Kepala Kejaksaan Negeri Banjarmasin, Tjakra Suyana Eka Putra melalui Kasi Intelijen, Budi Muklish belum secara spesifik membeberkan tambahan keterangan dan data apa saja yang berhasil digali dari Seksi Penggalangan Dana dan Konsumsi HKN Tahun 2021. 

Baca juga: Sudah Periksa 10 Orang Terkait Iuran HKN 2021, Besok Kejari Banjarmasin Panggil Lagi Sederet Nama

Baca juga: 3 Jam Diperiksa Jaksa Terkait Dugaan Pungli HKN 2021, Kadinkes Banjarmasin Dicecar Enam Pertanyaan

Budi mengatakan, sasaran utama penyelidikan tetap difokuskan sebagai upaya untuk memperterang apakah telah terjadi tindak pidana korupsi atau tidak dalam praktik iuran dana HKN tersebut. 

Namun kata dia, jika dalam penyelidikan didapati indikasi adanya dugaan tindak pidana ikutan lainnya, tentu juga akan didalami oleh Kejaksaan.  

"Intinya penyelidikan ini untuk mencari peristiwa ada atau tidak adanya korupsi atau mungkin tindak pidana ikutan lainnya seperti pencucian uang yang predicate crimenya korupsi, itu kan pendalaman," kata Budi. 

Menyadari kasus ini telah menjadi perhatian publik, Budi memastikan Kejari Banjarmasin berupaya melakukan penanganan dengan cepat dan sesuai dengan prosedur serta SOP Kejaksaan. 

Selain itu, proses penanganan juga dipastikannya dilakukan secara objektif dan profesional. 

Baca juga: Penyelidikan Dugaan Pungli Iuran Dana HKN 2021, Kadinkes Banjarmasin Penuhi Panggilan Kejari

Diketahui sebelumnya, Kejari Banjarmasin melakukan penyelidikan atas adanya iuran untuk pendanaan peringatan HKN Tahun 2021 di Kota Banjarmasin pasca ramai beredarnya gambar-gambar berisi iuran pengumpulan dana yang ditujukan ke sejumlah pihak. 

Bahkan dari penyelidikan Jaksa, didapati keterangan bahwa iuran tersebut disodorkan ke pihak-pihak yang tidak secara langsung berkaitan dengan bidang kesehatan seperti hotel, kontraktor hingga pengelola perguruan tinggi. (Banjarmasinpost.co.id/Achmad Maudhody) 

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved