Breaking News:

Berita Tanahlaut

Siswa SMAN 1 Kintap Dapat Pembekalan Ketahanan Pangan Dalam Kesiapsiagaan Bencana Banjir

Remaja Kecamatan Kintap Kabupaten Tanahlaut mendapatkan pembekalan terkait ketahanan pangan dalam kesiapsiagaan bencana alam.

Penulis: Milna Sari | Editor: Syaiful Akhyar
Atikah untuk banjarmasinpost.co.id
Zoom meeting penyuluhan ketahanan pangan saat terjadi bencana ke siswa SMAN 1 Kintap. 

BANJARMASINPOST.CO.ID, PELAIHARI - Remaja Kecamatan Kintap Kabupaten Tanahlaut mendapatkan pembekalan terkait ketahanan pangan saat terjadi bencana, Senin (29/11/2021).

"Isu ketahanan pangan dalam kesiapsiagaan banjir merupakan isu penting dan Kintap Tanahlaut merupakan daerah yang rawan bencana banjir," ungkap Atikah Rahayu, anggota tim pengabdian masyarakat Prodi Kesehatan Masyarakat Fakultas Kedokteran ULM.

Remaja dan anak-anak yang berada di lokasi rawan bencana dapat mengalami penurunan status gizi karena kekurangan energi yang disebabkan akses yang buruk terhadap makanan berkualitas.

Dalam keadaan darurat, ketersediaan pangan untuk memenuhi kebutuhan energi dan gizi masyarakat terdampak bencana menjadi sangat penting.

Baca juga: Dinilai Bekerja Luar Biasa Tangani Pasien Covid-19, Nakes RSUD Datu Sanggul Rantau Dapat Reward

Baca juga: Banjir Tabalong di Desa Halong dan Nawin Kecamatan Haruai Terus Meningkat, Sebanyak 144 KK Terdampak

Baca juga: Berakhir Hari Ini, Begini Nasib PPKM Jawa-Bali di Tengah Ramai Varian Omicron

"Banjir mengakibatkan berbagai permasalahan, termasuk masalah gizi" katanya.

Karenanya timnya terdiri dari dirinya bersama dosen Kesehatan Masyarakat ULM lain yakni Nur Laily, Anggun Wulandari, dan Lia Anggraini memberikan penyuluhan ketahanan pangan di SMAN 1 Kintap Tanahlaut secara daring.

Edukasi ini ujar Atikah bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan ketahanan pangan dalam kesiapsiagaan bencana khususnya di SMAN 1 Kintap.

Selain itu, tim pengabdian masyarakat berharap remaja sedini mungkin dapat mempunyai kesiapsiagaan terhadap bencana banjir.

Tim juga berharap dengan adanya kegiatan ini, siswa yang menjadi sasaran penyuluhan dapat membagikan informasi yang mereka terima kepada teman sebayanya, sehingga terbentuk sikap positif pada remaja mengenai ketahanan pangan dalam kesiapsiagaan bencana banjir.

Kegiatan yang mengusung Tema Edukasi Metode Cara Belajar Insan Aktif (Cbia) untuk meningkatkan pengetahuan ketahanan pangan dalam kesiapsiagaan bencana disambut antusias oleh siswa kelas XII SMAN 1 Kintap.

(banjarmasinpost.co.id/Milna Sari)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved