Breaking News:

Muktamar NU 2021

Inilah Penentu Ketum PBNU Menurut KH Imam Jazuli: Bukan Maju Mundur Jadwal Muktamar NU

Pengasuh Pesantren Bina Insan Mulia Cirebon, KH Imam Jazuli mengatakan penentu Ketum PBNU bukan terkait maju mundurnya jadwal muktamar NU

screenshoot TV NU
Tiga skema Muktamar ke-34 NU di Lampung. Inilah Penentu Ketum PBNU Menurut KH Imam Jazuli: Bukan Maju Mundur Jadwal Muktamar NU 

BANJARMASINPOST.CO.ID, JAKARTA - Sampai dengan akhir November 2021, jadwal Muktamar Nahdatul Ulama (NU) belum juga diputuskan.

Masih belum jelasnya jadwal pelaksanaan muktamar NU ini membuat kasak kusuk soal kandidat calon ketua umum (Caketum) Pengurus Besar Nahdatul Ulama ( PBNU) yang terpolarisasi pada dua kubu terkuat pun kian mengemuka.

Sekadar diketahui, dalam hajatan besar itu, ada dua kandidat calon Ketua Umum PBNU, KH Said Aqil Siradj dan KH Yahya Cholid Staquf (Gus Yahya).

Namun Pengasuh Pesantren Bina Insan Mulia Cirebon, KH Imam Jazuli punya pendapat sendiri. Menurut dia, penentu Ketum PBNU bukan terkait maju mundurnya jadwal muktamar.

Baca juga: JADWAL Muktamar ke-34 NU, Ketua Panitia Dukung Saran 9 Kiai Sepuh Diundur di Januari 2022

Baca juga: PWNU Kalsel Dukung Muktamar ke-34 di Lampung Dipercepat

Seperti diketahui, jadwal muktamar NU hingga saat ini belum menemui titik terang kapan pelaksanaanya. Meski baru-baru ini Pj Rais Aam PBNU, KH. Miftachul Ahyar telah mengeluarkan surat perintah memajukan jadwal muktamar NU pada 17 Desember 2021.

Situasi tak menentu ini mengundang reaksi beragam dari banyak pihak.

“Saya melihatnya ada dua kelompok yang pertama kubu Gus Yahya, Kubu ini merasa kalau muktamar digelar sekarang dia yakin akan menang.

Terlepas dari situasi politik hari ini, dia khawatir kalau muktamar ini diundur konstalasi akan berubah,” kata Pengasuh Pesantren Bina Insan Mulia Cirebon, KH. Imam Jazuli lewat voice note yang dikirim ke Tribunnews.com, Selasa (30/11/2021).

“Yang kedua kelompok dari Kiai Said Agil Siradj menganggap situasi saat ini belum menguntungkan, makanya berharap muktamar NU diundur dengan harapan ada perubahan konstalasi dan waktu untuk konsolidasi. Jika diundur ada harapan pada perubahan peta politik,” tambah Kiai Imam Jazuli.

Situasi konstalasi politik perebutan kekuasaan menjadi orang nomor satu di NU dengan keyakinan masing-masing kandidat akan menang menjadi sesuatu yang wajar.

Halaman
1234
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved