Breaking News:

Berita Tanahbumbu

Tak Lagi Berfungsi, 15 Ribu Data WNI dan 3 Ribu Data WNA dimusnahkan Kantor Imigrasi Batulicin

Kantor Imigrasi Batulicin hari ini memusnahkan 15 Ribu Data WNI dan 3 Ribu Data WNA yang tidak lagi berfungsi

Penulis: Man Hidayat | Editor: Hari Widodo
banjarmasinpost.co.id/man hidayat
Pemusnahan Arsip di Kantor Imigrasi Batulicin, Selasa (30/11/2021). 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BATULICIN - Ribuan berkas Warga Negara Indonesia (WNI) dan Warga Negara Asing (WNA) di Kantor Imigrasi Kelas II TPI Batulicin dimusnahkan dengan cara dibakar di halaman Kantor Imigrasi, Selasa (30/11/2021).

Kegiatan Pemusnahan Arsip Fisik Substantif Kantor Imigrasi Kelas II TPI Batulicin Tahun 2021, dihadiri Kakanwil Kemenkumham Provinsi Kalimantan Selatan, Tejo Harwanto dan Kepala Kantor Imigrasi Kelas II TPI Batulicin, I Gusti M Iberahim. Bahkan pemusnahan itu juga dihadiri Biro Umum Sekretariat Jendral Kemenkumham RI, Bimo Aji P. 

Kepala Kantor Imigrasi Kelas II TPI Batulicin, I Gusti M Iberahim, menyebutkan data yang dimusnahkan tersebut sejak tahun 2010 dan sudah tidak berfungsi lagi sehingga perlu dimusnahkan. 

"Jumlahnya berkasnya sekitar 15 ribu data WNI dan 3 ribu data WNA. Sudah dilakukan perekaman, tinggal pemusnahan bentuk fisiknya hari ini, " katanya.

Baca juga: Orang Asing Mulai Masuk Indonesia, Pintu Imigrasi Diperketat

Baca juga: Diduga Ada Keterlibatan Pinjol di Kotabaru Kalsel, 1 WNA Kini Diperiksa Imigrasi Batulicin

Data ini merupakan berkas dari tahun 2010 sampai dengan 2017. Ditakutkan data-data diambil orang yang tidak bertanggungjawab, maka pihaknya melakukan pemusnahan. 

"Untuk data-data elektroniknya masih kami pegang. Pemusanahan ini juga sebagai efisiensi ruangan sehingga tidak ada tumpukan berkas, " katanya. 

Sementara itu, Kakanwil Provinsi Kalsel, Tejo Harwanto, mengatakan Ini yang pertama dilaksanakan pemusanahan sepertinya selama menjabat di Kanwil Kalsel karena ditempat lain hanya penyusutan dokumen saja, belum ada pemusnahan. 

"Arsip ini adalah dokumen yang harus dimusnahkan sehingga tak bisa diakses lagi, yakni pemusnahan yang dianggap tidak ada gunanya lagi, dan jangka waktunya sudah memenuhinya syarat untuk dimusnahkan, " katanya. 

Semua itu adalah data pribadi dan tidak boleh disalahgunakan. Data itu ditakutkan disalahgunakan sehingga perlu dimusnahkan,  agar tidak bisa dibuka atau diakses lagi. 

Baca juga: Pintu Umrah Dibuka, Kantor Imigrasi Banjarmasin dan Batulicin Luaskan Jangkauan Pembuatan Paspor

Menurut Biro Umum Sekretariat Jendral Kemenkumham RI, Bimo Aji P, Pemusanahan arsip ini merupakan langkah meniadakan arsip sehingga tidak bisa diakses lagi. 

"Kami memberikan apresiasi dari Biro Umum karena Kantor Imigrasi Kelas II TPI Batulicin sudah berpartisipasi dalam mensuskseskann gerakan nasional pemusnahan Arsip ini. Harapannya, setelah pemusnahan ini sudah menghilangkan informasi data yang sudah lalu, " katanya. (Banjarmasinpost.co.id/man hidayat) 

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved