Breaking News:

Ekonomi dan Bisnis

Produk UMKM Berpotensi Penuhi Kebutuhan Haji dan Umrah, Pengelola Embarkasi Diminta Siapkan Tempat

Kementerian Perdagangan RI telah menandatangani MOU bersama Kemenko & UKM, Kementerian Agama di Indonesia Trade Promotion Center (ITPC)

Penulis: Nurholis Huda | Editor: Hari Widodo
Istmewa
Sosialisasi Potensi Pemenuhan Kebutuhan Jemaah Haji dan Umrah Embarkasi Banjarmasin.  

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARBARU - Upaya membuka akses peluang pasar yang lebih luas baik dalam maupun luar negeri,  Kementerian Perdagangan RI telah menandatangani MOU bersama Kementerian Koperasi dan UKM RI, Kementerian Agama RI dan Indonesian Trade Promotion Center atau ITPC Jeddah, Rabu (1/12/2021). 

Kerjasama tersebut guna mendorong produk  UKM Indonesia bisa memasuki ke pasar ekspor, khususnya dengan negara tujuan Arab Saudi dan negara Timur Tengah lainnya.

Kalimantan Selatan salah satu daerah yang dipilih untuk melaksanakan Seminar Sosialisasi dan Potensi Pemenuhan Kebutuhan Jemaah Haji dan Umrah Embarkasi Banjarnasin.

Kegiatan tersebut dibuka oleh Kadis Perdagangan Provinsi Kalsel bertempat di Hotel Golden Tulip Galaxy Banjarmasin, Rabu (1/12/2021). 

Baca juga: 75 Stand Ramaikan Pekan Raya Hari Jadi ke-56 Tabalong, Ajang Promosi Produk UMKM Lokal

Baca juga: Produk UMKM Pengaruhi Peningkatan Ekspor Indonesia, Begini Peran Pemerintah Dorong Daya Saing UMKM

Dalam acara hadir juga narasumber dari Ditjen Pengembangan Ekspor Nasional Kemendag RI, Direktorat Pelayanan Haji Luar Negeri Kemenag RI, Asdep Pengembangan SDM UKM Kemenkop RI, Kepala ITPC Jeddah, yang diikuti oleh 50 pelaku UKM Kalsel.

Kadisdag Kalsel, Birhasani mengatakan bahwa pemanfaatan momentum musim haji untuk pemasaran produk UKM adalah satu langkah yang sangat strategis baik di dalam negeri saat jemaah di Embarkasi maupun saat di luaar negeri..

Oleh sebab itu, ada baiknya pihak asrama haji memfasilitasi satu tempat untuk menjual produk UKM khususnya Kalsel yang pengelolaannya diserahkan kepada asosiasi UKM, misalnya Gerakan Kewirausahaan Nasional (GKN) Kalsel atau HIPMIKINDO Kalsel untuk menampung produk2 UKM, yang tentunya produk yang berkualitas dan sudah memenuhi standar produksi serta bersertifikat halal.

Birhasani menjelaskan, peluang pasar ekspor bagi produk UKM Kalsel pun sangat terbuka untuk memenuhi kebutuhan jemaah haji, mengingat jemaah haji Kalsel setiap tahunnya cukup besar. 

"Jamaah biasanya merindukan produk makanan-minuman asal Banua seperti ikan asin sepat kering, seluang, sambal acan, kerupuk, amplang dan lain-lain, yang tentunya tudak saja digemari jemaah Kslsel tapi juga jemaah Indonesia dan Asia umumnya," kata Birhasani. 

Baca juga: Festival Wisata Budaya Pasar Terapung 2021, Balangan Promosikan Produk UMKM

Karena juga, sambungnya, seleranya tidak jauh beda, karena sangat  tepat kebijakan pemerintah yang akan memfasilitasi ekspor produk UKM tersebut saat musim haji khususnya.

Birhasani berharap pelaku UKM Kalsel memanfaatkan peluang ini dengan sebaik-baiknya, Pemerintah Daerah Provinsi Kalsel sangat mendukung program ini. (Banjarmasinpost /Nurholis Huda)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved