Breaking News:

Banjir Kalsel 2021

Banjir Kalsel di HSU Rendam 72 Desa di 10 Kecamatan, BPBD Dirikan Posko Banjir di Pusat Kota Amuntai

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Hulu Sungai Utara (HSU) saat ini telah mendirikan posko  banjir di pusat kota Amuntai

Penulis: Reni Kurnia Wati | Editor: Hari Widodo
banjarmasinpost.co,id/reni kurniawati
BPBD Kabupaten Hulu Sungai Utara (HSU) saat ini telah mendirikan posko  banjir di pusat kota Amuntai. 

BANJARMASINPOST.CO.ID, AMUNTAI - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Hulu Sungai Utara (HSU) saat ini telah mendirikan posko  banjir di pusat kota Amuntai di sekitar patung itik.

Sebelumnya posko penanggulangan banjir didirikan di depan kantor BPBD.

Debit air di Kabupaten HSU masih sama dengan hari sebelumnya, daerah banjir tak begitu ada peningkatan.

Data BPBD saat ini dari 10 kecamatan terdapat 72 desa yang terdampak banjir. 3034 buah rumah terendam banjir, 4.159 kepala keluarga dan 12.875 jiwa. 

Baca juga: Sempat Terendam Banjir, 2 Ribu Bibit Ikan Gurame di Kolam BBI Kambitin Tabalong Ludes Terbawa Air

Baca juga: Rusak Saat Banjir, Jembatan Gantung Penghubung Desa Telaga Itar-Desa Ampukung Tabalong Diperbaiki

Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik Andris Tomy mengatakan saat ini ketinggian air tidak ada peningkatan jika dibanding dengan hari sebelumnya. Namun, warga tetap diminta wasapada.

"Saat ini sudah mulai diberikan bantuan logistik kepada warga yang terdampak banjir, sesuai dengan laporan aparat desa yang benar benar membutuhkan bantuan, saat ini yang sudah mulai diberi bantuan di Kecamatan Banjang, Amuntai Tengah dan Amuntai Utara," ujarnya. 

Baca juga: Dua Bendungan Baru Dikawal Pemerintah Provinsi Kalsel, Fungsinya untuk Atasi Banjir

Andris menambahkan warga diharapkan tetap waspada karena berdasarkan perkiraan BMKG Kalimantan Selatan beberapa hari kedepan masih ada kemungkinan curah hujan yang tinggi. 

"Puncak musim penghujan diperkirakan pada bulan Januari 2022,kami saat ini terus berkoordinasi dengan BPBD kabupaten tetangga karena selain dari curah hujan Kabupaten HSU juga waspada terhadap air kiriman," ujarnya. (Banjarmasinpost.coid/Reni Kurniawati)
 

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved