Breaking News:

Berita Tanahlaut

Kapasitas Ruang Hemodialisis RSHB Pelaihari Mampu Dimaksimalkan hingga Sebanyak ini

Sejak Kamis pekan lalu RSUD milik Pemerintah Kabupaten Tala itu mulai mengoperasionalkan Ruang Layanan Hemodialisis, ada empat unit yang distandbykan

Penulis: Idda Royani | Editor: Eka Dinayanti
banjarmasinpost.co.id/roy
Bupati Tala HM Sukamta (tengah berpeci sasirangan) menyapa pasien hemodialisis seusai meresmikan layanan baru di RSUD Hadji Boejasin Pelaihari itu, Kamis (11_11) siang. 

BANJARMASINPOST.CO.ID, PELAIHARI - Masyarakat Kabupaten Tanahlaut (Tala), Kalimantan Selatan (Kalsel), yang memerlukan layanan cuci darah (hemodialisis) sekarang tak perlu jauh-jauh lagi ke Kota Banjarmasin.

Cukup datang ke RSUD Hadji Boejasin (RSHB) Pelaihari.

Sejak Kamis pekan lalu RSUD milik Pemerintah Kabupaten Tala itu mulai mengoperasionalkan Ruang Layanan Hemodialisis.

Tahap awal ada empat unit yang telah di-standby-kan untuk melayani masyarakat Tala.

Kalangan warga Tala pun kini lega karena layanan di rumah sakit daerah tersebut makin lengkap.

"Alhamdulillah, jadi kalau ada yang harus cuci darah sudah bisa di daerah sendiri," ucap Rakhmat, Kamis (2/12/2021).

Baca juga: Curah Hujan Mulai Kerap Meninggi, BPBD Kabupaten Tanahlaut Cermati Debit Air Sungai

Baca juga: Layanan Cuci Darah Dibuka RSUD Hadji Boejasin Pelaihari, Tahap Awal Mampu Tangani Delapan Pasien

Direktur RSHB dr Hj Isna Farida mengatakan alat/perlengkapan yang telah ada sebenarnya sebanyak sepuluh unit.

Namun enam unit lainnya belum dipasangi alat.

"Sambil kami lihat dulu perkembangannya. Kalau memang yang empat unit itu belum mencukupi, maka unit lainnya segera kami pasangi perlengkapannya," ucap Isna.

Bahkan, lanjutnya, kapasitas Ruang Layanan Hemodiolisis mampu dimaksimalkan hingga 25 unit hemodialisis.

Halaman
12
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved