Berita Tapin
PTM Dimulai, Disdik Tapin Usung Konsep Shift Belajar Dua Gelombang
Dinas pendidikan Kabupaten Tapin melaksanakan PTM dengan menerapkan konsep shift belajar dua gelombang
Penulis: Stanislaus Sene | Editor: Hari Widodo
BANJARMASINPOST.CO.ID, RANTAU - Dinas pendidikan Kabupaten Tapin melaksanakan PTM dengan menerapkan konsep shift belajar dua gelombang, Kamis, (02/12/2021).
Kepala Dinas Pendidikan Tapin, Hj. Irnawati mengatakan sistem belajar shift dua gelombang ini sebagai upaya penerapan protokol kesehatan.
"Sistem belajar shift dua gelombang ini yakni jumlah siswa yang di hadirkan hanya 50 persen dan 50 persennya lagi untuk hari berikutnya," jelasnya.
Irnawati mengatakan sedangkan untuk jam masuk sekolah juga dibatasi yakni mulai pukul 8.00 wita sampai 10.00 wita.
Baca juga: Bertahan di PPKM Level 1, Disdikbud Tanbu Tak Mau Gegabah Soal PTM
Baca juga: Sepekan Berjalan PTM Poliban, Mahasiswa Mulai Ramai Beraktivitas di Kampus
Baca juga: PTM SMA SMK Kloter 2 Belum Dipituskan, SMA di Banjarmasin Ini Siapkan Dua Skenario PAS Ganjil 2021
"Selain itu, sekolah juga kita wajibkan untuk membentuk tim gugus tugas guna mengawasi penerapan protokol kesehatan," jelasnya.
Ia mengatakan tugas dari tim satgas sekolah ini yakni mengukur suhu tubuh, mencegah adanya kerumunan siswa, mewajibkan anak-anak untuk mencuci tangan serta memakai masker.
"Apabila dalam perjalan waktu, ada yang terpapar maka seluruh sekolah akan diliburkan selama 14 hari," lanjutnya. (Banjarmasinpost.co.id/Stanislaus sene)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/banjarmasin/foto/bank/originals/dinas-pendidikan-kabupaten-tapin-melaksanakan-ptm.jpg)