Berita HST

Tanah Longsor Kalsel - Tertimbun Tanah, 35 Titik Jalan Pasting-Kindingan HST Dikeruk Alat Berat

Selain banjir, bencana tanah longsor juga kembali terjadi di titik rawan longsor, yaitu Desa Pasting, Desa Murung B dan Desa Datarajab di Hantakan

Penulis: Hanani | Editor: Hari Widodo
Babinsa Murung B untuk BPost
Tanah longsor di jalan Desa Pasting, hari ini mulai diangkat pakai alat berat, Kamis (2/12/2021). 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BARABAI - Selain banjir, bencana tanah longsor juga kembali terjadi di titik rawan longsor, yaitu Desa Pasting, Desa Murung B dan Desa Datarajab di Kecamatan Hantakan, serta di Desa Sungai Harang Kecamatan Haruyan, Kabupaten Hulu Sungai Tengah (HST).

Informasi yang diperoleh, untuk jalan di Desa Pasting hingga Desa Kindingan, ada 35 titik longsor pasca banjir Minggu kemarin.

“Kamis (2/12/2021) pagi tadi, sudah mulai dilakukan pengangkatan tanah longsor yang menutupi badan jalan. Alat beratnya didatangkan Rabu kemarin.

Informasinya alat berat disewakan  Pemprov Kalsel, dengan operator dari BPBD HST,”kata Babinsa di Kecamatan Hantakan, Sanu, kepada banjarmasinpost.co.id.

Tanah Longsor Melanda Kawasan Tana Toraja, Satu Orang Dikabarkan Tewas

VIDEO Warga Desa Kambiyain Terisolir Karena Banjir dan Tanah Longsor

Dijelaskan, sebelumnya, akses jalan di titik longsor di Desa Pasting tersebut terputus. Setelah disingkirkan secara manual, hanya bisa dilewati sepeda motor.

“Semoga saja pengerukan tanah yang menutupi jalan cepat selesai, agar mobil kembali bisa lewat dan warga kembali bisa mengangkut hasil pertanian dan perkebunan,”kata Babinsa.

Sementara, untuk di Desa Murung B, selain menutup badan jalan, longsor juga terjadi di tebing sungai yang membuat bagian dapur rumah warga hanyut terbawa arus sungai.

“Sudah dilakukan pembersihan kemarin oleh dinas terkait. Juga dilakukan pengalihan arus sungai dengan membuat saluran baru menuju sungai Timan. Sebab, jika tak dialihkan, akan terus menggerus tebing sungai dan rumah warga terancam hanyut 100 persen jika arus deras,”kata Sanu.

Tanah longsor juga menutup jalan di Desa Datar Ajab, yang membuat mobil sampai sekarang tak bisa lewat jika hendak ke Rantauparupuk, Pantai Mangkiling dan Bayuana serta anak desa lainnya.

Disebutkan, di titik lokasi tersebut memang sudah langganan longsor jika terjadi hujan deras. Akibat jalan tertutup tersebut, mobil tak bisa lewat.

Rumah warga yang terancam tergerus akibat tebing sungai yang longsor akibat kuatnya arus sungai.
Rumah warga yang terancam tergerus akibat tebing sungai yang longsor akibat kuatnya arus sungai. (Babinsa Murung B untuk BPost)

Pengangkutan hasil kebun, seperti pisang dan sayuran pun terhambat.

“Informasi yang kami peroleh, setelah pengerukan di Pasting dan KIndingan, baru di Datarajab,”kata Sanu. (banjarmasinpost.co.id/hanani)

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved