Breaking News:

Berita Banjarmasin

Desain Konektor Masker Sendiri untuk Tampil Gaya, Wanita Banjarmasin ini Malah Raup Untung

Menjual konektor masker, ujar Wiwin, bukan semata untuk mencari untung, namun demi tetap gaya pakai masker.

Penulis: Milna Sari | Editor: Eka Dinayanti
istimewa
Wiwin Desy Chandra. 

BANJARMASINPOS.CO.ID, BANJARMASIN - Bisa menjalankan usaha hingga kini tak pernah terkira oleh Wiwin Desy Chandra.

Staf Disdikbud Kalsel ini tak mengira ia mampu menjalankan usaha konektor masker hingga kini mulai dari 2020 lalu.

Ungkap Wiwin, idenya untuk menjual konektor masker muncul saat awal pandemi dimana konektor masih cukup sulit ditemukan.

"Ada dulu, tapi masih belum banyak variannya, jadi saya inisiatif untuk membuat konektor yang fashionable lah," ujarnya, Kamis (2/12/2021).

Baca juga: Antisipasi Insiden Kecelakaan Kapal Pada Cuaca Ekstrim, KSOP Banjarmasin Imbau Operator Kapal Ini

Baca juga: Cerita Difabel di Banjarmasin, Waktu Kecil Sering Dibully, Kini Mahdian Ukir Prestasi sebagai Atlet

Menjual konektor masker, ujar Wiwin, bukan semata untuk mencari untung, namun demi tetap gaya pakai masker.

Ia sendiri yang menjual konektor masker desainnya dengan harga yang murah yakni dari Rp 10 ribu hingga Rp 30 ribu.

"Kalau jenisnya bermacam-macam, ada yang tali polosan, tali motif, rantai mutiara, rantai kristal, konektor kristal, strap 2 in 1, ada yang serut dan ada yang biasa dan dibuat homemade dari teman saya," katanya.

Penjualannya dilakukan dari media sosial misalnya update story di WA dan Instagram @gagatas_collection.

"Alhamdulillah penjualan ini banyak memberikan kesan yang baik untuk para konsumen, bahkan ada yang menjadi reseller di kabupaten, ada yang membeli banyak untuk dibagikan, ada juga yang memesan sesuai keinginannya," tambah gadis yang pernah jadi duta provider ke Singapura mewakili Kalsel.

Baca juga: Sebulan Ikut Pelatihan, Pengusaha Laundry di Kandangan ini Punya Cara Jitu Promosikan Usahanya

Konektor masker yang ia jual ujar Wiwin merupakan desainnya sendiri.

Kemudian ia meminta dibuatkan ke temannya.

"Jadi kita join gitu," ujar Wiwin yang pernah menjadi Mayoret Pemuda Panca Marga ini.

Biasanya warga Jalan Cempaka Sari Banjarmasin ini mempromosikan dagangannya saat akhir pekan.

"Karena kan hari biasa akan sibuk sekali dengan pekerjaan, baru di akhir pekan bisa update produk," tambah Wiwin.

(banjarmasinpost.co.id/milna sari)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved