Breaking News:

Berita Banjarmasin

Lakalantas Maut di Km 5 A Yani Banjarmasin, Kasatlantas Polresta Banjarmasin: Ban Truk Gundul

ecelakaan maut melibatkan sebuah truk dengan sepeda motor di Jalan A Yani Kilometer 5 Banjarmasin merenggut seorang nyawa pengendara motor.

Penulis: Achmad Maudhody | Editor: Syaiful Akhyar
banjarmasinpost.co.id/Achmad Maudhody
Kasatlantas Polresta Banjarmasin, Kompol Gustaf Adolf Mamuaya. 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN - Kecelakaan maut melibatkan sebuah truk dengan sepeda motor di Jalan A Yani Kilometer 5 Banjarmasin merenggut seorang nyawa pengendara motor, Jumat (3/12/2021).

Lakalantas maut ini dalam penangangan petugas Satlantas Polresta Banjarmasin.

Kasatlantas Polresta Banjarmasin, Kompol Gustaf Adolf Mamuaya mengatakan, sopir truk berinisial NA warga Kertak Hanyar, Kabupaten Banjar masih menjalani pemeriksaan.

"Pengemudi truk sudah diamankan, masih diperiksa sebagai saksi," kata Kompol Gustaf ditemui Banjarmasinpost.co.id di kantornya, Jumat (3/12/2021) sore.

Baca juga: Ketangkap Menjembret di Banjarbaru, Pria Martapura Ini Tidak Mengakui Aksinya, Sebut Mabuk Miras

Baca juga: Angka Kematian Ibu dan Bayi di Banjarmasin Masih Tinggi, Berikut Data Kasus Hingga November 2021

Baca juga: Kabupaten Batola Raih Peringkat Pertama Penyaluran DAK Fisik se-Kalsel

Dijelaskan Kompol Gustaf, dari keterangan sopir truk, kecelakaan yang menyebabkan truk terguling dan menimpa pengendara sepeda motor terjadi karena sopir melakukan pengereman mendadak untuk menghindari mobil di depannya yang akan memutar balik.

Namun karena kondisi ban truk yang sudah gundul dan jalan yang basah akibat gerimis, truk tak dapat berhenti dengan segera sehingga sopir membanting setir ke kiri dan membuat truk terbalik ke sisi kanan menimpa pengendara sepeda motor.

Dimana korban diidentifikasi berinisial H, warga Kertak Hanyar, Kabupaten Banjar.

"Keterangan dari sopir, dia melaju 60 kilometer per jam. Memang itu masih batas normal, tapi kesalahannya dia tidak bisa menjaga jarak aman dengan kendaraan di depannya ditambah kondisi ban gundul," kata Kompol Gustaf.

Bukan tidak mungkin kata dia, status pengemudi truk sebagai saksi bisa meningkat menjadi tersangka dalam kasus kecelakaan maut ini.

Kasatlantas juga membenarkan bahwa truk yang dikemudikan NA menangkut muatan limbah bahan berbahaya beracun (B3).

Karena itu, evakuasi limbah muatan truk yang berada di tempat kejadian kecelakaan lalu lintas akan ditangani secara khusus.

Dimana pasca kecelakaan maut itu, muatan truk sempat terlempar berserakan di jalan.

Tak cuma memeriksa sopir, pemilik armada truk yang bertanggungjawab atas operasional truk tersebut juga kata Kompol Gustaf akan dimintai keterangan.

(banjarmasinpost.co.id/Achmad Maudhody)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved