TECHNO

Registrasi IMEI Ponsel Terganggu, Kebakaran Gedung Cyber Bikin Mesin CEIR Lumpuh

Kebakaran itu telah membuat server yang mengelola CEIR di Gedung Cyber 1 mengalami shutdown (tumbang). Layanan registrasi IMEI terganggu

KOMPAS.com/Bill Clinten
Ilustrasi nomor IMEI dan nomor sertifikat Postel di label ponsel. 

BANJARMASINPOST.CO.ID - Dampak kebakaran gedung cyber 1 di bilangan Kuningan, Jakarta Selatan Kamis (2/12/2021) siang berdampak pada sejumlah layanan internet dan pusat data.

Salah satunya adalah pusat data atau server yang mengelola software Central Equipment Identity Register (CEIR). Lumpuhnya CEIR ini membuat layanan identifikasi nomor International Mobile Equipment Identity (IMEI) terganggu.

Padahal seperti diketahui, pengidentifikasian nomor IMEI berbagai perangkat telekomunikasi, seperti smartphone, yang masuk ke Indonesia diperlukan agar bisa mendapatkan layanan dari operator seluler lokal.

Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) Johnny G. Plate mengatakan kebakaran itu telah membuat server yang mengelola CEIR di Gedung Cyber 1 mengalami shutdown (tumbang).

Baca juga: Paket Internet Murah Telkomsel November 2021, Bundling Smartphone 4G Bonus Kuota 96GB

Baca juga: Paket Internet Murah Telkomsel November 2021, Bundling Smartphone 4G Bonus Kuota 96GB

“Sehingga proses identifikasi IMEI melalui CEIR mengalami gangguan," jelas Johnny dalam keterangan resmi seperti dilansir dari KompasTekno, Jumat (3/12/2021).

Johnny melanjutkan, gangguan pada CEIR tersebut turut berdampak pada prosedur-prosedur registrasi IMEI perangkat, proses penggantian kartu SIM baru, proses aktivasi perangkat, dan lain sebagainya.

Adapun berbagai prosedur terkait registrasi IMEI oleh mesin CEIR yang masih teganggu akibat kebakaran Gedung Cyber 1 kemarin adalah sebagai berikut.

Proses Registrasi IMEI pada Perangkat Handphone, Komputer Genggam dan Tablet (HKT) berupa bawaan penumpang dan barang kiriman yang dilakukan melalui Direktorat Jenderal Bea dan Cukai Kementerian Keuangan RI.
Proses Registrasi IMEI pada Perangkat HKT milik Tamu Negara, VVIP, dan VIP yang dilakukan melalui Kementerian Luar Negeri RI.
Proses Registrasi IMEI milik Wisatawan Asing yang dilakukan melalui Penyelenggara Jaringan Telekomunikasi Bergerak Seluler.
Proses Registrasi Tanda Pendaftaran Produksi (TPP) IMEI yang dilakukan melalui Kementerian Perindustrian RI.
Proses Penggantian SIM Card baru yang dilakukan melalui Penyelenggara Jaringan Telekomunikasi Bergerak Seluler.

Proses Aktivasi Perangkat HKT baru yang dilakukan melalui gerai penjualan Perangkat HKT di seluruh Indonesia.

"Seluruh proses tersebut di atas belum dapat dilakukan seperti biasa hingga pemulihan kondisi pasca-kebakaran yang terjadi di Gedung Cyber 1," tutur Johnny.

ilustrasi IMEI di polsel. Mulai besok ponsel BM tidak bisa dipakai lagi.
ilustrasi IMEI di polsel. Mulai besok ponsel BM tidak bisa dipakai lagi. (reuters.com)
Halaman
12
Sumber: Kompas.com
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved