Breaking News:

Berita Banjarmasin

Pria Tergeletak dan Meninggal di Tepi Jalan di Telaga Biru Kota Banjarmasin

Warga temukan Hadrian dalam keadaan telah meninggal di Jalan Simpang Wildan Sari III RT 006, Kelurahan Telaga Biru, Banjarmasin. Almarhum sakit asma.

Penulis: Noor Masrida | Editor: Alpri Widianjono
POLSEKTA BANJARMASIN BARAT
Jenazah Hadrian (30) saat akan dievakuasi dari kawasan Wildan Sari III, Kelurahan Telaga Biru, Kecamatan Banjarmasin Barat, Kota Banjarmasin, Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel), Sabtu (4/12/2021). 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN  - Warga geger di kawasan Jalan Simpang Wildan Sari III RT 006, Kelurahan Telaga Biru, Kecamatan Banjarmasin Barat, Kota Banjarmasin, Sabtu (4/12/2021) pukul 15.00 Wita.

Jenazah seorang lelaki ditemukan tergeletak di tepi jalan setempat.

Sejumlah relawan emergency di sekitar lokasi kejadian pun berdatangan. 

Belakangan, lelaki tersebut dikenali warga setempat adalah Hadrian (30), karyawan swasta. 

Baca juga: Kekerasan Pada Perempuan dan Anak di Banjarmasin Meningkat, Banyak yang Belum Berani Melapor

Baca juga: Hanawijaya Resmi Jabat Direktur Utama Bank Kalsel

Tak perlu waktu lama bagi warga untuk mengenali pria tersebut karena dia juga beralamat di wilayah setempat.

Polisi yang mendapat laporan bahwa Hadrian tergeletak dan diduga telah meninggal dunia di tempat, langsung mendatangi lokasi. 

Dikatakan Kepala Polsekta Banjarmasin Barat, AKP Faizal Rahman, melalui Kanitreskrim, Ipda Hendra Agustian Ginting, jenazah telah dibawa ke rumah duka. 

Karena almarhum meninggal secara wajar, pihak keluarga memilih untuk tidak melakukan prosedur autopsi di rumah sakit.

Baca juga: Pria Viral Mabuk di Sekolah Dasar Diperiksa Polsekta Banjarmasin Utara

Baca juga: Puting Beliung di Kalsel - Warga Tanipah ini Terbangun Merasakan Bangunan Rumah Bergoyang

Baca juga: Narkoba Kalsel - IRT Warga Loktabat Utara Banjarbaru Diciduk Bawa Sabu di Depan Indomaret

"Sebelumnya sempat dibawa ke kamar jenazah RSUD Ulin Banjarmasin, atas persetujuan perwakilan keluarga. Memang tidak ada proses autopsi, hanya divisum," kata Kanitreskrim. 

Dari tubuh almarhum, juga tidak ditemukan tanda-tanda bekas kekerasan.

"Menurut keterangan keluarga, almarhum memang ada riwayat penyakit asma," ucap Ipda Ginting. 

(Banjarmasinpost.co.id/Noor Masrida)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved