Berita HSS

Dinas PPKBPPPA Kabupaten HSS dan MUI Sosialisasikan MRA kepada Pengurus Masjid

Pengurus MUI Kabupaten HSS dan Dinas PPKBPPPA sosialisasikan Masjid Ramah Anak kepada 30 orang pengurus masjid. Narasumbernya dari. DMI, MUI, PPKBPPPA

Tayang:
Penulis: Eka Pertiwi | Editor: Alpri Widianjono
DISKOMINFO KABUPATEN HSS
Majelis Ulama Indonesia Kabupaten Hulu Sungai Selatan (HSS) bersama Komisi Pemberdayaan Perempuan, Anak, Remaja saat menyosialisasikan Masjid Ramah Anak kepada para pengurus masjid. 

BANJARMASINPOST.CO.ID, KANDANGAN - Majelis Ulama Indonesia Kabupaten Hulu Sungai Selatan (HSS) bersama Komisi Pemberdayaan Perempuan, Anak, Remaja sosialisasikan Masjid Ramah Anak.

Kegiatan sosialisasi diberikan kepada 30 pengurus masjid di Kabupaten HSS, Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel).

Masjid Ramah Anak (MRA) merupakan kebijakan Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak RI, didukung Kementerian Agama dan Dewan Masjid Indonesia (DMI).

Masjid Ramah Anak atau disebut juga Rumah Ibadah Ramah Anak dimaksudkan menjadi alternatif untuk dikembangkan menjadi tempat anak-anak berkumpul.

Termasuk untuk melakukan kegiatan positif, inovatif, kreatif dan rekreatif yang aman dan nyaman, dengan dukungan orangtua dan lingkungannya.

Baca juga: Lomba Burung Berkicau Digelar Dalam Rangka HUT ke-71 HSS, Usaha Penginapan Jadi Bergairah

Baca juga: Terapkan Prokes, Bazar Sehati Gelar Pangan Murah Disambut Antusias Masyarakat Kabupaten HSS

Ketua pelaksana sosialisasi, Norhadiana, Minggu (5/12/2021), menyampaikan, tujuan kegiatan ini untuk memberikan pemahaman kepada pengelola masjid dan pengawas tentang pembentukan dan pengembangan Masjid Ramah Anak.

“Peserta sebanyak 30 orang yang terdiri dari pengurus masjid dan pengawas PAI SD/MI. Sedangkan untuk narasumber dari Dewan Masjid Indonesia, Komisi Fatwa MUI dan dari Dinas Pengendalian Penduduk, Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak,” katanya.

Norhadiana menambahkan, terwujudnya masjid yang aman dan nyaman bagi anak-anak, diharapkan dapat menjadi bagian dari aktivitas keseharian anak-anak.

Selain itu, juga sebagai tempat untuk pembentukan karakter yang baik bagi anak.

“Dalam rangka melaksanakan visi misi Kabupaten HSS, kami ingin melaksanakan kegiatan dalam rangka pelaksanaan pendidikan dunia dan akhirat. Jadi tidak hanya kegiatan dunia, tetapi juga menyiapkan generasi masa depan yang tidak henti-hentinya untuk beribadah. Serta, menjadi anak yang saleh dan salehah,” katanya.

Baca juga: Capaian Vaksinasi 44,90 Persen, Bupati HSS Terapkan Konsep Dekatkan Pelayanan Kepada Masyarakat

Baca juga: Terjaring Razia, Delapan Gepeng di HSS Langsung Divaksin

Sementara itu, Ketua MUI HSS, Ustaz Dr Diny Mahdani, menegaskan, perlunya menumbuhkan komitmen bersama untuk menciptakan Masjid Ramah Anak.

“Masjid merupakan ujung tombak dari dakwah Islam. Dimana pun berada, masjid mengambil posisi yang sangat penting. Sehingga ke depannya, kami harapkan seluruh masjid di Kabupaten Hulu Sungai Selatan memiliki fasilitas untuk membuat program Masjid Ramah Anak," katanya.

(Banjarmasinpost.co.id/Eka Pertiwi)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved