Breaking News:

Banjir Rob di Kalsel

Banjir Rob di Kalsel - BPBD Kabupaten Batola Pantau Situasi di 17 Kecamatan

Banjir Rob di Kalsel. Plt Kepala Pelaksana BPBD Batola, Irmansyah Hadi, perintahkan anggota pantau debit air di 17 kecamatan dan imbau warga waspada.

Penulis: Muhammad Tabri | Editor: Alpri Widianjono
BANJARMASINPOST.CO.ID/MUHAMMAD TABRI
Banjir Rob di Kalsel. Warga pindahkan gabah kering ke tempat yang lebih tinggi, supaya tidak terendam air pasang di Kelurahan Ulu Benteng, Kecamatan Marabahan, Kabupaten Barito Kuala (Batola), Provinsi Kalimantan Selatan, Senin (6/12/2021). 

BANJARMASINPOST.CO.ID, MARABAHAN - Banjir Rob di Kalsel. Sejumlah wilayah di Kabupaten Barito Kuala (Batola), Provinsi Kalimantan Selatan, terendam mulai Minggu (5/12/2021) sampai Senin (6/12/2021).

Menyikapi fenomena air pasang yang tinggi, BPBD Batola fokuskan pantauan di seluruh kecamatan. 

"Hari ini kami fokuskan pantauan setiap lokasi di 17 kecamatan, melibatkan aparat desa, camat dan relawan yang ada di masing-masing tempat," beber Irmansyah Hadi, Plt Kepala Pelaksana BPBD Batola.

Dalam hal ini juga, melalui Pusdalops, pihaknya selalu memonitor kondisi perkembangan di seluruh kawasan Batola mengenai perkembangan cuaca. Termasuk pada hari Sabtu-Minggu yang terbilang bukan hari kerja. 

Kemudian, Irman pun menyampaikan, sepekan ke depan masih ada kemungkinan air pasang masih tinggi. Prediksi ini akan diperparah jika intensitas hujan masih tinggi.

Baca juga: Banjir Rob di Banjarmasin, Air Masuk Hingga Ruang IGD RS Suaka Insan

Baca juga: Banjir Rob Sempat Rendam Rumah Warga di Pasar Bawah Batulicin Tanbu, Siang Ini Surut

Untuk itu, ia mengimbau masyarakat Batola lebih waspada dengan kondisi ini, terlebih lagi yang bermukim di bantaran Sungai Barito.

"Paling kami khawatirkan adalah penggunaan alat elektronik atau aliran listrik, serta binatang melata yang naik ke rumah," imbuhnya. 

Dia pun mengimbau masyarakat supaya tetap berhati-hati dalam menggunakan aliran listrik. Jagan sampai ada yang mengalami musibah tersetrum seperti banjir besar pada Januari 2021.

Adapun pasca dilanda air pasang dalam yang berlangsung sejak Minggu (5/12/2021) malam hingga Senin (6/12/2021) dini hari, warga Kelurahan Ulu Benteng Kecamatan Marabahan terus mengantisipasi datangnya air pasang. 

Warga berupaya memindah tumpukan padi kering ke tempat yang lebih tinggi untuk diamankan. Di samping itu, beberapa warga juga terlihat menjemur gabah yang sempat terendam malam tadi.

Baca juga: Banjir Rob di Banjarmasin, Genangan Surut, Peziarah Kembali Sambangi Makam Habib Basirih 

Baca juga: Empat Desa Kecamatan Bumimakmur Kabupaten Tanahlaut Dilanda Banjir Rob, Desa Pantaiharapan Terparah

"Malam tadi airnya pasang tinggi hingga dalam rumah, akibatnya padi sebagian basah dan harus dipindahkan," ucap Isam, warga setempat. 

Ia menambahkan, melihat kondisi air masih terus naik menjelang dinihari tadi, warga sekitarnya tetap berusaha terjaga untuk memastikan semuanya aman.

(Banjarmasinpost.co.id/Muhammad Taberi)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved