Breaking News:

Ekonomi dan Bisnis

Harga Ikan di Pasaran Banjarmasin Masih Stabil, Meski Gelombang Laut Tinggi

Harga ikan di pasaran Banjarmasin, Senin (6/12), peda Rp 30 ribu, tongkol sisik Rp 27 ribu, bawal Rp 50 ribu, kakap merah Rp 49 ribu, cumi Rp 49 ribu.

Penulis: Nurholis Huda | Editor: Alpri Widianjono
BANJARMASINPOST.CO.ID/MUHAMMAD RAHMADI
Suasana pasar ikan di Banjar Raya, Kelurahan Pelambuan, Kota Banjarmasin, Provinsi Kalimantan Selatan. 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN - Harga ikan di pasaran Kota Banjarmasin, Kalimantan Selatan, masih stabil. Termasuk di pelabuhan perikanan.

Menurut Plt Kepala Pelabuhan Perikanan Banjarmasin, Nadiyah, ikan lajang harganya Rp 17 ribu per kilogram,.

Lainnya, yaitu peda Rp 30 ribu, tongkol sisik Rp 27 ribu, bawal Rp 50 ribu, kakap merah Rp 49 ribu, bandeng Rp 18 ribu, cumi Rp 49 ribu, sulangat Rp 10 ribu, bentong Rp 14 ribu dan selar Rp12 ribu per kilogram.

“Meskipun cuaca saat ini musim hujan dan gelombang laut tinggi, pasokan ikan di pelabuhan perikanan masih normal. Selain di pasok dari kapal, ikan juga didatangkan melalui angkutan darat, misalnya dari Batulicin,” kata dia, Senin (6/12/2021).

Baca juga: Merek Intalu Brand Lokal Kalsel Bersaing di Pasar Clothing, Siap Jadi Oleh-oleh Khas Banua

Baca juga: VIDEO Mantan Tukang Cat di Mekarsari Kabupaten Batola Sukses Berwirausaha

Menghadapi momen Natal dan tahun baru (Nataru), Nadiyah memastikan, stok ikan laut aman. Karena, pelabuhan perikanan memiliki tempat penyimpanan ikan berkapasitas ratusan ton.

Masih kata Nadiyah, meskipun saat ini pandemi Covid-19 makin melandai, namun pihaknya tetap menerapkan prokes yang ketat di pelabuhan perikanan.

Dijelaskan dia, untuk pembenahan pelabuhan perikanan, terus dilakukan. Kalau masih ada yang kurang, dilengkapi. Fasilitas yang belum ada, kini disediakan. Tujuannya, agar semakin nyaman orang belanja ikan.

"Di sisi keamanan, pagar kami benahi, dermaga diperpanjang sehingga aktivitas kapal makin luas. Termasuk juga warung dan gudang kita benahi untuk kenyamanan bersama," imbuh dia.

Baca juga: 12,5 persen UMKM Tidak Terdampak Negatif Pandemi, Ternyata Kuncinya Terapkan Hal Ini

Baca juga: Kota Banjarmasin Peroleh Penyaluran KUR Tertinggi di Kalsel Sebesar Rp612,61 Miliar

Mengenai target pendapatan, Nadiyah sebut, pada 2022 ada kenaikan. Tahun ini target Rp 616 juta dan sudah tercapai.

“Untuk 2022, kami targetkan memperoleh pendapatan Rp 673 juta. Kami optimis akhir tahun akan tercapai,” lontarnya.

(Banjarmasinpost/Nurholis Huda)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved