Berita Balangan

VIDEO PTM di SDN Paringin 2 Balangan, Orangtua Ingin Pembelajaran Tatap Muka Dilanjutkan

Murid dan orang tua SDN Paringin 2 menyambut gembira Sejak diterapkan PTM di sekolah itu. Mereka, bahkan meminta PTM diteruskan

Penulis: Isti Rohayanti | Editor: Hari Widodo

BANJARMASINPOST.CO.ID, PARINGIN - Sejak 17 November 2021 kemarin,  murid SDN Paringin 2, Kecamatan Paringin, Kabupaten Balangan, Provinsi Kalimantan Selatan, sudah menjalankan Pembelajaran Tatap Muka (PTM).

Bahkan kini, mereka sudah bisa menjalankan ulangan pertengahan semester di ruangan kelas, pada masa pandemi Covid-19, Senin (6/12/2021).

Keceriaan dan kegembiraan memancar di wajah para murid. Terlebih sekarang mereka sudah bisa bertatap muka dan bertemu secara langsung dengan teman. 

Tentu perasaan senang ini tak bisa dipungkiri. Karena bertemu dengan teman secara langsung dianggap lebih seru dibanding belajar secara online. 

Baca juga: PTM Dimulai, Disdik Tapin Usung Konsep Shift Belajar Dua Gelombang

Baca juga: PTM Tahap Kedua di Banjarbaru Digelar Senin, Jumlah TK hingga SMP  Ikuti PTM Meningkat

Seperti yang dikatakan Maulana, misalnya, murid kelas 4B SDN Paringin 2 mengutarakan rasa senangnya.  Menurutnya, PTM lebih menyenangkan dibandingkan pembelajaran online. 

"Lebih senang kalau belajar di sekolah karena bisa bertemu teman," ujarnya.

Sekolah kini tak lagi sepi dibanding masa pembelajaran daring. Murid pun ramai bermain dan belajar. Tentunya, mereka juga tidak lupa tetap menerapkan protokol kesehatan yang menjadi peraturan mutlak di sekolah. 

Guru Kelas 4A, Qasthalani, mewakili Kepala SDN Paringin 2, Hairani, menerangkan, PTM yang berlangsung saat ini digelar setelah mendapat rekomendasi dari Dinas Pendidikan Kabupaten Balangan.

Kegiatan PTM juga diselenggarakan secara terbatas. Dalam artian, ada batasan jam sekolah dan jumlah murid dalam ruangan. 

"Jam belajar sampai pukul 10.00 wita tanpa istirahat dan bisa mencakup dua mata pelajaran. Kemudian para siswanya juga dibatasi," ucap Qasthalani.

Pihaknya juga menerapkan Prokes secara ketat di sekolah. Murid wajib mengenakan masker dan disediakan tempat mencuci tangan. 

Selain itu, berlangsungnya PTM juga tak lepas dari dukungan para orangtua murid. Bahkan sebelum pelaksanaan PTM, pihak sekolah juga telah mengedarkan surat permintaan persetujuan PTM dari mereka.

Baca juga: Aturan Baru PTM SD SMP di Banjarmasin, Mulai dari Penambahan Durasi Belajar hingga Aktivitas Kantin

"Setelah kami edarkan surat persetujuan, banyak orangtua yang setuju dan berharap PTM terus berlanjut," ungkap Qasthalani. 

Lebih lanjut, sebutnya, akan ada jadwal evaluasi untuk PTM, sehingga bisa ditentukan apakah akan dilanjutkan atau kembali pembelajaran daring.

(Banjarmasinpost.co.id/isti rohayanti)

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved