Breaking News:

Ekonomi dan Bisnis

Temu Bisnis dan Dagang Kalsel-Kalteng, Catatkan Transaksi lebih dari Rp 299,5 milyar.

Temu Bisnis Kalsel-Kalteng berhasil membukukan transaksi cukup pantastis, yaitu lebih dari Rp 299,5 milyar.

Penulis: Nurholis Huda | Editor: Hari Widodo
istimewa
Suasana temu Bisnis dan dagang Kalsel-Kalteng. 

BANJARMASINBPOST.CO.ID, BANJARMASIN - Setelah sukses mengaet Kaltim dalam kolaborasi bisnis dan dagang, kini Dinas Perdagangan (Disdag) Provinsi Kalsel juga mengget Kalimantan Tengah (Kalteng) dalam kolaborasi bisnis dan misi dagang.

Atas dasar analisa potensi perdagangan antara kedua provinsi tersebut maka Palangkaraya dijadikan tempat bertemunya pedagang dan pelaku usaha asal Kalsel dengan pelaku usaha perdagangan Kalimantan Tengah.

Atas pertimbangan kebutuhan beberapa komoditi/produk Kalsel bagi masyarakat Kalteng, maka dipilihlah beberapa produk/komoditi asal Kalsel seperti cabai beserta produk turunannya, produk Sarigading, ayam ras dan telur ayam ras, juga ada beberapa komoditi produk perdagangan yang distributornya berasal dari Kalsel yang pasarnya ekspansi ke Kalteng seperti bawang merah, gula pasir, minyak goreng danlain sejenisnya.

Disamping itu juga ada beberapa komoditi dan produk Kalteng yang menjadi keperluan pengusaha asal Kalsel, yaitu Damar, Teh Bajakah, abon ikan dan lain sejenisnya.

Dari temu Bisnis itu, berhasil membukukan transaksi cukup pantastis, yaitu lebih dari Rp 299,5 milyar.

Kadis Perdagangan Kalsel,Birhasani, Selasa (7/12/2021) mengatakan bahwa ternyata potensi pasar produk Kalsel di Kalteng sangatlah besar.

"Dari gelaran Temu Bisnis dan Misi Dagang tahun ini dengan Kaltim dan Kalteng ini, menunjukkan bahwa Kalsel punya posisi yang sangat strategis dalam kegiatan perdagangan di Kalimantan," sebutnya.

Kondisi ini, sambung Birhasani, perlu menjadi perhatian bersama dalam upaya meningkatkan kuantitas produk, baik hasil pertanian, perkebunan, perikanan, peternakan maupun usaha industri, agar pemanfaatan akses pasar ini berkelanjutan.

"Ini tentunya sangat relevan dengan Visi Pemerintah Provinsi Kalsel, yaitu Kalimanran Selatan Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan. Karenanya sinergitas dan kolaborasi antar SKPD dari hulu hingga ke hilir sangat dibutuhkan untuk menjalankan perannya seduai tugas dan fungsi masing-masing," runutnya. (Banjarmasinpost.co.id/nurholis huda)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved