Covid 19 Dunia

UPDATE Covid-19 Dunia 7 Desember 2021: Tembus 266.590.123 Kasus, Sembuh 240.145.988

Update Covid-19 dunia per 7 Desember 2021. Hari ini kasus covid-19 global tembus 266.590.123. Varian omicron jadi kekhawatiran

Freepik
Ilustrasi. UPDATE Covid-19 Dunia 7 Desember 2021: Tembus 266.590.123 Kasus, Sembuh 240.145.988 

BANJARMASINPOST.CO.ID - Update Covid-19 dunia per 7 Desember 2021. Hari ini kasus covid-19 global tembus 266.590.123. Angka ini setelah ada penambahan kasus harian covid-19.

Seperti dilansir dari Worldometers, Minggu (7/12/2021), berikut adalah total kasus Covid-19 yang dilaporkan dari 224 negara dunia:

Diketahui, sampai dengan hari ini pandemi virus corona penyebab Covid-19 masih terus berlangsung. Kasus-kasus baru setiap harinya masih banyak terkonfirmasi di banyak negara.

Kewaspadaan di sejumlah negara pun semakin ditingkatkan pasca-munculnya varian Omicron, mutasi terbaru dari Covid-19.

Adapun hari ini total kasus infeksi virus corona di dunia mencapai 266.590.123. Sementara itu kasus sembuh mencapai 240.145.988 dan kasus meninggal 5.276.254.

Baca juga: UPDATE Covid-19 Dunia 6 Desember 2021: Tembus 266 Juta Kasus, Indonesia Urutan ke-14

Baca juga: Covid-19 Dunia 4 Desember 2021 Tembus 265.128.597 Kasus, Arab Saudi Wajibkan Vaksin Booster

Sementara itu, merebaknya virus corona varian omicron membuat banyak negara mulai bereaksi dengan melakukan pembatasan perjalanan dari daerah asal ditemukannya varian ini, yakni di negara Afrika.

Salah satunya adalah Inggris. Namun kebijakan pembatasan internasional Inggris malah mendapat kritikan.

Dilansir dari Kompas.com, Nigeria menyebut kebijakan Inggris terkait daftar negara-negara yang dikenai pembatasan internasional pasca-penyebaran varian Omicron sebagai "Travel Apartheid".

Melansir BBC, Sabtu (6/12/2021), semua negara yang masuk daftar merah Inggris berasal dari Afrika, dan Nigeria menjadi negara ke-11 yang ada pada daftar tersebut.

"Yang dibutuhkan adalah pendekatan global, bukan selektif," ujar Komisioner Tinggi Nigeria untuk Inggris, Sarafa Tunji Isola.

"Pelarangan perjalanan itu adalah apartheid, karena kita tidak berurusan dengan endemik (hanya di suatu wilayah, tetapi pandemi global)," lanjut dia.

Pembatasan bagi warga Nigeria dimulai sejak Minggu (7/12/2021) pukul 04.00 waktu setempat.

Seluruh pendatang dari Nigeria harus menjalani masa karantina dan isolasi di hotel dengan biaya mereka sendiri selama 10 hari.

Awak pesawat dari Air China tiba dengan pakaian hazmat di terminal internasional di Bandara Internasional Los Angeles pada 3 Desember 2021, saat Los Angeles County melaporkan kasus pertama varian Covid-19 baru, omicron.
Awak pesawat dari Air China tiba dengan pakaian hazmat di terminal internasional di Bandara Internasional Los Angeles pada 3 Desember 2021, saat Los Angeles County melaporkan kasus pertama varian Covid-19 baru, omicron. (Frederic J. BROWN / AFP)

Sementara itu, Presiden Afrika Selatan Cyril Ramaphosa menyebut kasus infeksi Covid-19 di negaranya kian meningkat karena negara itu tengah mengalami gelombang keempat.

Halaman
12
Sumber: Kompas.com
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved