Breaking News:

PHK Massal via Zoom

Seorang CEO Lakukan PHK Massal via Zoom, Tak Tanggung-tanggung Sebanyak 900 Orang

CEO perusahaan tersebut melakukan Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) sebanyak 900 orang via zoom.

Editor: M.Risman Noor
INDIA TODAY
CEO Better.com Vishal Garg melakukan pemecatan massal melalui aplikasi zoom. 

BANJARMASINPOST.CO.ID - Pemecatan massal tak terduga dan dilakukan dalam jaringan atau saat zoom dilakukan seorang CEO perusahaan.

Tak tanggung-tanggung, CEO perusahaan tersebut melakukan Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) sebanyak 900 orang.

Aksi yang dilakukan CEO dalam webinar zoom ini tak pelak membuat viral di dunia maya.

Dia adalah Vishal Garg, seorang CEO dari perusahaan bernama Better.com.

Baca juga: Jangan Bersedih Terdampak PHK, Berikut Bantuan Program Jaminan Kehilangan Pekerjaan

Baca juga: Kuliner Kalsel, Kopi Ruang Hati Banjarmasin Rekrut Pelajar Putus Sekolah dan Karyawan PHK

Bos sebuah perusahaan di AS ini langsung diterjang kritik setelah dia memecat massal 900 stafnya dalam satu panggilan Zoom.

Video panggilan itu tersebar luas ke media sosial. Dengan sejumlah netizen berkomentar bahwa apa yang dilakukan pimpinan perusahaan itu "dingin", "keras" dan "langkah yang mengerikan", terutama menjelang Natal.

"Hai semuanya, terima kasih telah bergabung. Saya datang kepada Anda dengan berita yang tidak bagus,” kata Vishal Garg, kepala eksekutif perusahaan hipotek Better.com, dalam panggilan itu.

“Ini adalah kedua kalinya dalam karier saya melakukan ini (pemecatan), dan saya tidak ingin melakukan ini. Terakhir kali saya melakukannya, saya menangis. Kali ini saya berharap untuk menjadi lebih kuat.”

"Jika Anda menerima panggilan ini, Anda adalah bagian dari kelompok kurang beruntung yang diberhentikan. Pekerjaan Anda di sini dihentikan. Efektif segera," ujar Garg kepada ratusan karyawannya dalam panggilan zoom itu.

Garg mengeklaim kinerja dan produktivitas staf, dan perubahan pasar, menjadi alasan pemecatan massal sekitar 15 persen dari tenaga kerja Better.com.

Halaman
123
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved