Breaking News:

Rakat Mufakat

Tekan Pembuangan Sampah ke TPA, Wakil Bupati HSS Belajar Pengolahan Sampah ke Jambangan

Wakil Bupati HSS, Syamsuri Arsyad, belajar pengelolaan sampah terpadu ke Pusat Daur Ulang di Jambangan untuk atasi peningkatan volume di TPA Malutu.

Penulis: Eka Pertiwi | Editor: Alpri Widianjono
BANJARMASINPOST.CO.ID/EKA PERTIWI
Wakil Bupati Hulu Sungai Selatan (HSS), Syamsuri Arsyad, SAP, MA, saat belajar pengelolaan sampah terpadu di Pusat Daur Ulang di Jambangan, Surabaya, Provinsi Jawa Timur, Rabu (8/12/2021). 

BANJARMASINPOST.CO.ID, KANDANGAN - Wakil Bupati Hulu Sungai Selatan (HSS), Syamsuri Arsyad, SAP, MA, belajar pengelolaan sampah terpadu ke Pusat Daur Ulang di Jambangan, Surabaya, Provinsi Jawa Timur.

Turut mendampingi, Kepala Dinas Perumahan Rakyat Kawasan Pemukiman dan Lingkungan Hidup, Ronaldy Prana Putra, SSTP, MSi, Rabu (8/12/2021).

Tujuannya, Menekan jumlah pembuangan sampah yang dibuang ke Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Malutu,

Di Pusat Daur Ulang Jambangan, Wakil Bupati HSS Syamsuri Arsyad belajar pemilahan sampah. Di tempat tersebut, dilakukan pemilahan sampah sebanyak tiga tahap.

Conveyor 1, yakni memilah sampah plastik yang terdiri dari sampah botol, kantong plastik transparan dan warna-warni.

Wakil Bupati Hulu Sungai Selatan (HSS), Syamsuri Arsyad, SAP, MA, mempelajari proses pengelolaan sampah terpadu di Pusat Daur Ulang di Jambangan, Surabaya, Provinsi Jawa Timur, Rabu (8/12/2021).
Wakil Bupati Hulu Sungai Selatan (HSS), Syamsuri Arsyad, SAP, MA, mempelajari proses pengelolaan sampah terpadu di Pusat Daur Ulang di Jambangan, Surabaya, Provinsi Jawa Timur, Rabu (8/12/2021). (BANJARMASINPOST.CO.ID/EKA PERTIWI)

Conveyor 2, terdiri dari sampah kaleng kue, bot plastik, kantong plastik, dan kertas baik itu dus makanan atau kotak sisa pembungkus makanan. Conveyor 3, memilah sampah organik dan anorganik sebelum akhirnya dicacah.

Sampah yang dipilah, tak hanya sekadar dipilah. Pasalnya, sampah-sampah itu bernilai ekonomi.

Harganya beragam, ulai dari Rp 100 per kilogram untuk plastik lembar hingga Rp Rp 7 ribu untuk plastik bening yang sudah dipilah. Di Kota Surabaya sudah ada sembilan tempat pusat daur ulang seperti di Jambangan.

Pusat daur ulang ini mampu menekan setengahnya dari jumlah sampah yang dibuang warga Kota Surabaya.

Kepala Dinas Kebersihan dan Ruang Terbuka Hijau Kota Surabaya, Anna Fajriatin, mengatakan, pengelolaan sampah ini beroperasi setiap hari.

Wakil Bupati Hulu Sungai Selatan (HSS), Syamsuri Arsyad, SAP, MA, melihat budi daya ulat magot dari hasil pengelolaan sampah terpadu di Pusat Daur Ulang di Jambangan, Surabaya, Provinsi Jawa Timur, Rabu (8/12/2021).
Wakil Bupati Hulu Sungai Selatan (HSS), Syamsuri Arsyad, SAP, MA, melihat budi daya ulat magot dari hasil pengelolaan sampah terpadu di Pusat Daur Ulang di Jambangan, Surabaya, Provinsi Jawa Timur, Rabu (8/12/2021). (BANJARMASINPOST.CO.ID/EKA PERTIWI)
Halaman
123
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved