Liga 1

Dipecat Djanur Minta Maaf Kepada Suporter Barito Putera, Belum Pikirkan Tim Baru

Barito Putera resmi memecat Djajang Nurjaman (Djanur) sebagai pelatih kepala tim kebanggaan Banua, Kalimantan Selatan (Kalsel).

Penulis: Aprianto | Editor: Khairil Rahim
ISTIMEWA
Barito Putera, Djadjang Nurdjaman, bersama cucunya. 

BANJARMASINPOST.CO.ID - Barito Putera resmi memecat Djajang Nurjaman (Djanur) sebagai pelatih kepala tim kebanggaan Banua, Kalimantan Selatan (Kalsel).

Tim Barito Putera berada satu strip di atas zona merah di papan Klasemen paruh musim Liga 1 Indonesia 2021.

Barito Putera hanya mendapatkan raihan 15 poin dari 17 pertandingan. Dengan hasil 4 kali menang, 3 kali seri, dan 10 kali kalah.

Kabar dipecatnya pelatih kepala Barito Putera dibenarkan secara langsung oleh Djajang Nurjaman saat dihubungi Banjarmasinpost.co.id, Selasa, (15/12/2021) sore.

Baca juga: Djanur Bukan Lagi Pelatih Barito Putera di Liga 1, Kerja Sama Kedua Pihak Disebut Berakhir

Baca juga: Klasemen & Hasil Liga 1 Terbaru, Persib Bandung Gusur Arema FC & Barito Putera Merangkak Naik

"Benar, saya sudah tidak lagi menjadi pelatih Barito Putera," kata Djanur.

Saat ini, Djanur mengaku sudah berada di rumahnya yakni di Bandung setelah resmi dipecat dari kursi pelatih Barito Putera.

Disinggung soal rencana ke depan untuk pindah ke Club baru di Liga 1 Indonesia, Djanur mengaku belum ada rencana baru.

Dia ingin istirahat dan fokus dengan keluarganya setelah resmi dipecat dari kursi kepelatihan Barito Putera.

"Lihat nanti ke depannya seperti apa. Saat ini ingin istirahat dulu," kata Djanur.

Selama di Barito Putera, Djajang Nurjaman mengatakan tentu ada suka dan duka selama menjadi pelatih.

"Sama seperti pelatih pada umumnya. Saat kalah pasti akan sangat kecewa. Itu dukanya saat menjadi pelatih di Barito Putera," ujarnya.

Hasil Barito Putera yang tidak sesuai harapan di Liga 1 2021, Djanur meminta maaf kepada para Suporter dan manajemen Barito Putera meski sudah berusaha dengan sebaik mungkin.

Disinggung soal hasil yang tidak maksimal, Djanur mengatakan bahwa banyaknya pemain muda di Barito Putera menjadi kendala karena perlu waktu jam bermain.

Pelatih Djanur mengungkapkan tanpa pora dan bayu pradana lini tengah Barito Putera kurang maksimal
Pelatih Djanur mengungkapkan tanpa pora dan bayu pradana lini tengah Barito Putera kurang maksimal (Capture Youtube BPost)

"Masih perlu waktu, bukan tidak mampu bersaing di Liga 1 2021. Namun perlu bersabar karena banyak pemain muda," katanya.

Meski hasil tidak maksimal membawa Barito Putera di Liga 1 2021, Djanur juga mengucapkan terimakasih kepada para suporter dan warga Kalimantan Selatan atas dukungan dan supportnya selama menjadi pelatih Barito Putera.

"Sekali lagi, saya meminta maaf karena hasilnya tidak sesuai harapan," tambahnya

(Banjarmasinpost/Rian)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved