Breaking News:

Berita Kalteng

Buaya Bikin Risau Warga Sampit Kotim, Kerap Muncul di Sore Hari Saat Air Surut

Warga bantaran Sungai Mentaya di tiga desa Kecamatan Baamang Sampit Kabupaten Kotawaringin Timur dibuat risau dengan kemunculan buaya

Editor: Hari Widodo
Tribunkalteng.com/faturahman
Petugas memasang plang waspada serangan buaya di pinggiran Sungai Mentaya Sampit Kabupaten Kotim.  

BANJARMASINPOST.CO.ID, SAMPIT - Warga bantaran Sungai Mentaya di tiga desa Kecamatan Baamang Sampit Kabupaten Kotawaringin Timur dibuat risau dengan kemunculan buaya di sekitar pemukiman mereka.

Tiga desa yang kerap muncul buaya tersebut antara  Desa Bengkirai, Kamapit dan Desa Tamiangan Kecamatan Baamang Kabupaten Kotawaringin Timur mulai meresahkan warga.

Buaya Ganas Sungai Mentaya memang sudah menyebar tidak lagi terpusat di Pulau Hanaut atau Pualau Lepeh yang ada di tengah Sungai Mentaya, tempat mereka bersarang, tetapi saat ini sudah menyebar hingga ke arah Sampit.

Kepala Desa Bengkirai Kasmo Joyo membenarkan kehadiran buaya yang sering berkeliaran di desanya pada saat air mulai surut di sore hari, buaya muncul meresahkan warga.

Baca juga: Banjir Rob di Kalsel - Ular dan Buaya Bermunculan di Kabupaten Tanbu

Baca juga: VIDEO HEBOH BANGET -  Pak Ambo Bersahabat Dengan Buaya Betina Selama 24 Tahun

Baca juga: Hilang Diduga Diterkam Buaya, Jasad Nelayan Udang di Tarakan Kaltara Belum Ditemukan

Bahkan,  dirinya juga mengatakan salah satu warganya yang sedang memasang perangkap ikan mengadukan kepadanya perangkap ikan yang di pasang di duga dirusak oleh buaya yang mencari makan. 

"Ini sudah membuat resah warga kami," terangnya, Selasa (14/12/2021).

Warga setempat berharap agar keresahan mengenai buaya tersebut di dengar oleh pemerintah terkait agar warga lebih aman, nyaman, dan tidak takut lagi saat mencari ikan maupun beraktifitas di Sungai Mentaya.

Sementara itu, Dirpolairud Polda Kalteng Kombes Pol Pitoyo Agung Yuwono melalui Komandan Kapal Polisi XVIII - 2005 Bripka Sunardi mengatakan pihaknya melakukan patroli secara rutin di sekitar Sungai Mentaya.

Mereka memberikan imbauan kepada warga terkait adanya Buaya di sepanjang sungai yang berdekatan dengan pemukiman warga di 3 desa di Baamang yang selama ini muncul buaya ganas.

"Kita tingkatkan kewaspadaan, dikhawatirkan akan menimbulkan adanya korban jika tidak hati-hati. Hewan ganas itu juga memakan ternak warga apalagi  habitat buaya tersebut semakin banyak," jelasnya.

Halaman
12
Sumber: Tribun Kalteng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved