Breaking News:

Sport

Gabsi Kalsel Bersiap ke PON 2024, Kirim Atlet ke Kejuaraan Bertaraf Nasional

Pengprov Gabsi Kalsel mengirim atlet bridge muda Kalsel ke ajang bertaraf nasional untuk ajang Pekan Olahraga Nasional (PON) 2024.

Penulis: Amirul Yusuf | Editor: Hari Widodo
Yusuf untuk BPost
Atlet Gabsi Kalsel bertanding di kejuaraan Bridge Beregu Piala Pahlawan ke-31. 

BANJARMASINPOST.CO.ID, PARINGIN - Pengurus Provinsi (Pengprov) Gabungan Bridge Seluruh Indonesia (Gabsi) Kalsel dibawah komando Ketua Umum, Zulfa Asma Vikra terus melakukan pembinaan para atlet-atlet bridge muda Kalsel untuk ajang Pekan Olahraga Nasional (PON) 2024.

Zulfa menuturkan bahwa pihaknya baru saja mengirim atlet ke ajang bertaraf nasional akhir bulan lalu.

"Kami ada mengirimkan 10 atlet ke kejuaraan Bridge Beregu Piala Pahlawan ke-31 di Sidoarjo," ujarnya pada Selasa (21/12/2021).

Prestasinya pun cukup membanggakan, tim U-25 yang terdiri dari para atlet bridge Tanahlaut mampu mendapat predikat sebagai Best U-25 di ajang tersebut.

Baca juga: Popda Kalsel 2021, Atlet Bridge Tala Raih Dua Emas, Banjarmasin Satu Emas

Baca juga: Raih Perunggu di Ajang Porprov 2017, Atlet Bridge Tanahlaut Aisyah Kini Targetkan Medali Emas

"Kami mengapresiasi perjuangan teman-teman Gabsi Tanahlaut, semoga kelak Kalsel bisa melahirkan atlet-atlet bridge kelas dunia, sekaligus demi menghadapi ajang PON 2024," ucapnya.

Pengprov Gabsi turut memberikan dukungan dalam hal peralatan, yaitu membeli unit Alat Pengocok kartu yang bernilai ratusan juta rupiah yang mana sangat dibutuhkan dalam mendukung kegiatan Pertandingan yang dilakukan.

Sedangkan pelatih Gabsi Tanahlaut, Yusuf Gabsi turut bangga atas pencapaian anak didiknya di tingkat nasional.

"Alhamdulillah kami mendapat medali di nomor tim U21, U25 dan Senior, ini berkat ekskul cabor bridge yang telah ada sejak tingkat SD di Tanahlaut, selain itu keberhasilan ini juga berkat pembinaan dari Pemprov Gabsi Kalsel," ucapnya.

Diikuti 44 regu dari seluruh Indonesia, Kejuaraan bridge Piala Pahlawan ini menjadi even bertaraf nasional pertama yang digelar secara offline, setelah pandemi Covid-19 di Indonesia. 

Baca juga: Kalsel Kirim Kekuatan Penuh di Kejurnas Bridge Virtual

Sementara Alfin, atlet yang paling muda yang masih duduk di bangku kelas XI SMAN 1 Pelaihari, mengaku sangat antusias mendapatkan kesempatan mengikuti kejuaraan nasional ini. 

"Karena merasakan langsung bagaimana sengitnya berkompetisi dengan atlet di Pulau Jawa," pungkasnya.

(Banjarmasinpost.co.id/Amirul Yusuf)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved