Breaking News:

Opini Publik

Sumbangsih Ibu dalam Peningkatan Partisipasi Kerja

Tak ada yang meragukan begitu besarnya sumbangsih seorang ibu. Sampai disebutkan dalam hadist shahih: ibumu, ibumu, ibumu, baru ayahmu.

Editor: Syaiful Akhyar
SURYA/dit
Ilustrasi - Ucapan Selamat Hari Ibu. 

(Refleksi Hari Ibu)

Oleh : Nuruddin Zain, ASN Badan Pusat Statistik (BPS) Kota Banjarmasin

BANJARMASINPOST.CO.ID - Tak ada yang meragukan begitu besarnya sumbangsih seorang ibu. Sampai disebutkan dalam hadist shahih: ibumu, ibumu, ibumu, baru ayahmu.

Hadist tersebut, menggambarkan bahwa seorang ibu mengalami tiga macam kepayahan: 1) hamil; kemudian 2) melahirkan; dan selanjutnya 3) menyusui.

Karena itu kebaikan kepada seorang ibu adalah tiga kali lebih besar daripada kepada seorang ayah. Begitu besarnya nilai sumbangsih seorang ibu menurut agama islam, dan kita juga yakin menurut agama/kepercayaan lainnya yang ada di negara kita tercinta.

Sekarang ini, kita mendapati sudah banyak ibu yang menduduki posisi penting di negara kita.

Ada ibu yang menjadi kepala daerah. Ada yang menjadi menteri. Hingga Ketua Dewan Perwakilan Rakyat RI periode sekarang pun dijabat seorang ibu.

Namun apakah dapat dikatakan bahwa perempuan yang notabene nantinya menjadi seorang ibu itu, sudah sejajar dengan laki-laki.

Lebih khusus di bidang ketenagakerjaan, apakah perempuan sudah memiliki sumbangsih yang sama dengan laki-laki.

Pada aspek ketenagakerjaan ini mungkin ada anggapan, bahwa tempat perempuan adalah di rumah. Sedangkan laki-laki adalah bekerja. Benar atau tidaknya kondisi tersebut dapat dilihat dari indikator berikut.

Ada indikator Tingkat Partisipasi Angkatan Kerja (TPAK) perempuan terbaru yang dirilis Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Kalimantan Selatan.

Halaman
1234
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved